AicePSSI Pers

Pacu Gairah Pesepakbola Muda Lewat Ratusan Bola

Upaya PSSI dalam meningkatkan kualitas pembinaan usia muda di Indonesia mendapat dukungan penuh dari Aice Group. Melalui gerakan 10 ribu es krim dan 500 Bola, jenama es krim terbesar di Indonesia itu membuktikan konsistensinya dalam mendukung percepatan pembangunan sepakbola nasional.

Gerakan itu juga menjadi upaya Aice Group untuk mulai menyemarakkan persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 2023 yang akan berlangsung pada 10 November hingga 2 Desember mendatang.

Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana Zhong, mengatakan gerakan 10 ribu es krim dan ratusan bola dihadirkan untuk mendorong talenta muda agar makin giat berlatih memupuk kepiawaian mengolah bola demi mengharumkan timnas Indonesia di kancah dunia.

Sylvana berkaca pada laga uji coba internasional atau FIFA Matchday yang mempertemukan timnas Indonesia dengan Argentina pada 19 Juni lalu. Ia mengatakan laga itu bak awal cerah bagi perkembangan pembinaan pesepakbola muda.

Sebab, hampir setengah pemain yang mengisi skuad timnas Indonesia di laga itu masih berusia di bawah 23 tahun. Artinya, Aice menganggap pembinaan berjenjang yang sedang dilakukan PSSI mulai berbuah manis.

"Untuk memperkuat fondasi para pemain timnas, kami meyakini proses membangun timnas yang berprestasi di kancah dunia harus dimulai sejak usia dini. Apalagi, Indonesia baru saja didapuk menjadi tuan rumah pertandingan sepakbola dunia untuk U-17. Pembinaan pesepakbola usia dini merupakan salah satu prioritas Aice dalam mendukung sektor olahraga sepakbola Tanah Air untuk berkembang secara signifikan setiap jenjangnya,” kata Sylvana.

"Pembinaan usia dini ini kami wujudkan salah satunya dengan menghadirkan Lionel Messi sebagai Brand Ambassador. Lionel Messi sebagai pesepakbola kelas dunia yang memulai dari bawah hingga saat ini menjadi pahlawan olahraga, tidak hanya bagi negaranya Argentina tapi juga seluruh pencinta sepakbola di seluruh dunia merupakan pesepakbola inspiratif dalam membangun semangat talenta muda agar berprestasi,” Sylvana menambahkan.

Gerakan 10 ribu es krim dan 500 bola oleh Aice Group ini diserahkan ke SSB di seluruh Indonesia yang salah satunya diberikan kepada IJL (Indonesia Junior League) di Pancoran Soccer Field, Jakarta, Selasa (25/7). Bersamaan dengan acara itu digelar juga diskusi sepakbola nasional bersama Tenaga Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga bidang Penguatan Budaya Olahraga Masyarakat, Mahfudin Nigara, dan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.

Diskusi itu membahas upaya pembangunan sepakbola nasional sekaligus perkembangan persiapan skuad Garuda Muda asuhan Bima Sakti untuk Piala Dunia U-17. Usai diskusi, digelar Aice fun match mini soccer yang dimeriahkan empat mantan pemain timnas Indonesia serta awak media yang tergabung dalam koordinatoriat PSSI Pers. Adapun keempat mantan pemain tersebut antara lain Kurniawan Dwi Yulianto, Supriyono Prima, Elie Aiboy dan Atep.

Sebelumnya, penyerahan es krim pilihan Messi dan bola juga sudah dilakukan secara resmi oleh Erick Thohir selaku ketua umum PSSI kepada SSB yang turut bertanding di Liga Top Skor Indonesia pada 17 Juli 2023, sebagai salah satu kompetisi yang dekat dengan SSB dan secara konsisten mendukung pembinaan SSB. Adapun es krim pilihan Messi tersebut di antaranya Aice Blueberry Cookies, Aice Milk Tea Boba, Aice Chocolate Almond, Aice Chocolate Crispy Aice Sweet Corn dan lainnya.

Sementara itu, dalam diskusi bersama, Kemenpora yang diwakili Mahfudin Nigara selaku Tenaga Ahli Menpora Bidang Penguatan Budaya Olahraga Masyarakat sangat mengapresiasi konsistensi Aice dalam mendukung perkembangan, kemajuan serta prestasi olahraga nasional.

"Aice Group merupakan sahabat setia Kemenpora yang sangat konsisten mendukung berbagai perhelatan festival olahraga nasional, khususnya sepakbola. Konsistensi tersebut dapat terlihat, mulai dari dukungan yang diberikan Aice Group sebagai sponsor resmi Asian Games Jakarta – Palembang 2018 dan berbagai festival dan liga sepakbola junior di berbagai daerah hingga level nasional," ucap Nigara.

"Kami juga mengapresiasi atas dukungan Aice Group dalam berbagai hajatan penting olahraga lainnya. Model kontribusi Aice membagikan es krim, sepakbola, dan dukungan logistik lainnya dapat menjadi contoh sukses kolaborasi stakeholder dalam pembangunan olahraga," tutur wartawan senior itu.

Sedangkan anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menegaskan bahwa federasi tidak dapat bekerja sendirian dalam mewujudkan rencana-rencana besarnya dalam menciptakan ekosistem sepakbola nasional yang unggul. Kolaborasi antarsektor yang saling bahu-membahu membagikan pengalamannya, seperti yang diberikan Aice Group kepada PSSI, adalah sebuah keniscayaan.

"PSSI mengapresiasi dukungan tiada henti Aice Group dalam membangun sepakbola nasional yang berjenjang sejak usia dini hingga level profesional," kata Arya.

"Kami yakin rekam jejak panjang dan dedikasi Aice dalam berbagi kebahagiaan dalam dunia olahraga telah berhasil membangun karakter masyarakat untuk berlomba-lomba menjadi atlet nasional yang berprestasi," sambungnya.

Lebih lanjut, Arya mengatakan, sinergi sektor swasta dengan PSSI merupakan salah satu resep jitu dalam menciptakan generasi emas sepak bola nasional untuk bersaing di level piala dunia nantinya. “Kami meyakini proses membangun timnas yang berprestasi di kancah dunia, harus dimulai sejak usia dini. Dan sekali lagi, apresiasi untuk Aice yang ikut membantu PSSI dalam perkembangan sepakbola Indonesia sedari usia dini," pungkas Arya.

Hal itu diamini oleh Sylvana, menurutnya sebagai pihak swasta dengan mendukung berbagai proses pembibitan pesepakbola di kategori dini selama beberapa tahun ini, Aice Group sangat bersyukur peran aktifnya dalam mendukung berbagai upaya pembibitan atlet sepakbola usia dini di Indonesia diterima baik dan diapresiasi oleh beragam pemangku kepentingan, baik PSSI maupun Kemenpora.

"Dukungan Aice Group selama ini kepada sepakbola nasional tidak hanya terletak di aspek material atau logistik, tetapi juga pada aspek psikologis ke para atlet sepakbola usia dini. Berbagai liga sepak bola U-9, U-11 hingga U-13 menjadi target utama yang didukung Aice, agar sukses menelurkan calon pesepakbola terbaik di kompetisi lebih senior dan timnas Indonesia"

"Seperti beberapa waktu lalu Aice mendukung Liga Top Skor Indonesia, kemudian selama dua tahun berturut-turut mendukung kompetisi Indonesia Junior League dan berkolaborasi bersama Robby Darwis untuk Robby Darwis Cup 2023. Dukungan ini tidak hanya berupa sponsorship namun juga penyaluran ribuan es krim dan ratusan bola melalui program CSR Aice,” pungkas Sylvana.

Iklan