OLEH DONNY AFRONI & ALDI FATHIR
Pelatih Sriwijaya FC Oswaldo Lessa mengaku harus memutar otak lebih keras lagi untuk menemukan komposisi ideal skuat asuhannya agar bisa mendapatkan hasil maksimal di kandang Persela Lamongan, Kamis (1/6) malam WIB.
Pada laga ini, Sriwijaya FC terancam kehilangan sejumlah pemain pilar. Rudolof Yanto Basna dan Hilton Moreira bermasalah dengan engkel, sedangkan Maldini Pali cedera engkel.
SIMAK JUGA: Jamu Sriwijaya FC, Herkis Berharap Pemain Bangkit
“Ini tentunya menyulitkan karena tiga pemain ini selalu masuk line-up. Mau tak mau saya harus putar otak untuk mengatasi masalah ini,” kata Lessa dinukil laman Antara.
“Ini bukan masalah ganti formasi, tapi lebih sulit lagi, yakni ganti pemain. Rotasi pemain itu dilakukan karena kebutuhan tim, bukan agar seluruh pemain kebagian main.”
Sementara mengenai performa Tijani Belaid, Lessa mengatakan, marquee player ini masih terhambat adaptasi permainan tim. Belaid dinilai sangat bagus secara skill dan teknik, namun belum bisa bermain ngotot.
SIMAK JUGA: Diimbangi Madura United, SFC Incar Kemenangan Lawan Persela
“Dia bisa menjalankan bola dengan skill bagus, dan penguasaan baik. Bisa melewati pemain dengan cukup baik sekali. Tapi tidak bisa bermain ngotot, atau pressing mengambil bola dari lawan,” beber Lessa.
“Di Indonesia kita harus kerja, ada bola kejar. Semua harus membantu melakukan tekanan, dan menghalau lawan. Tijani tampaknya belum paham saja bermain sepakbola di Indonesia seperti ini. Tidak apa-apa, ke depan dia bisa lebih baik lagi asal cepat memahami gaya permainan sepakbola di Indonesia.” (gk-70)

