Kendati dinilai berhasil mengubah peruntungan Persebaya Surabaya ketika mengalahkan TIRA-Persikabo (TR-Kabo) 3-1 kemarin sore di Delapan Besar Piala Presiden 2019, gelandang serang Osvaldo Haay menolak dianggap sebagai pahlawan.
Osvaldo baru bergabung dengan tim satu hari sebelum pertandingan usai memperkuat timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23. Pelatih Djadjang Nurdjaman memasukkan Osvaldo pada menit ke-74 menggantikan Irfan Jaya.
Keputusan Djadjang ini membuahkan hasil positif. Osvaldo yang melakukan penetrasi ke pertahanan TR-Kabo dilanggar Abduh Lestaluhu di menit ke-86, sehingga wasit menunjuk titik putih. Damian Lizio sukses menjalankan tugasnya, sehingga Persebaya unggul 2-1.
“Pertandingan yang seru, dan puji Tuhan tim bisa menang. Tadinya saya mengambil ancang-ancang untuk melakukan shooting, tapi saya ditekel dan saya jatuh,” ujar Osvaldo dilansir laman resmi klub.
“Bermain atau tidaknya saya adalah keputusan pelatih. Puji Tuhan saya diberi menit bermain, dan saya berusaha memberikan yang terbaik untuk tim.”
“Kemenangan ini berkat kerja keras tim, bukan karena individu. Saya berterima kasih untuk pelatih yang sudah memberikan kepercayaan, dan pemain lainnya yang berjuang sampai menit akhir.”
Goal Indonesia