Keinginan keluarga Glazer melepas saham minoritas Manchester United mulai mendapat sambutan. Orang paling kaya di Inggris, Sir Jim Ratcliffe, tertarik dengan tawaran tersebut.
Diwartakan Bloomberg, sumber dekat keluarga Glazer menyebutkan, pengusaha Amerika Serikat ini telah melakukan diskusi mengenai kemungkinan membawa investor baru.
Hanya saja, keluarga Glazer masih keberatan melepas kepemilikan, akhirnya mereka memilih wacana menjual saham minoritas, sehingga tetap bisa mengendalikan klub.
Saham United naik sebanyak 7,6 persen di New York, Rabu (17/8). Saham naik 6,4 persen pada pukul 15:34 waktu setempat, sehingga memberikan nilai pasar ekuitas sebesar $2,2 miliar kepada perusahaan.
Beberapa jam setelah kabar tersebut didengar kubu Ratcliffe, mereka langsung mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan ingin mengambil alih kepemilikan secara penuh. Hal itu diungkapkan juru bicara Ratcliffe.
“Jika klub itu dijual, Jim jelas merupakan pembeli potensial. Jika hal seperti ini memungkinkan, kami akan tertarik untuk berbicara dengan pandangan tentang kepemilikan jangka panjang,” kata juru bicara itu kepada The Times.
“Ini bukan tentang uang yang telah dihabiskan atau tidak. Jim melihat apa yang bisa dilakukan sekarang dan, mengetahui betapa pentingnya klub bagi kota, Rasanya [sekarang] waktu yang tepat untuk mengatur ulang.”
Ratcliffe bukan sosok asing dalam hal ingin mengakusisi klub di Inggris. Pada tahun 2019, dia sangat tertarik untuk membeli Chelsea, tetapi tidak mau memenuhi nilai sebesar £2,5 miliar yang diajukan Roman Abramovich. Sebagai gantinya, Ratcliffe membeli klub Prancis Nice.
United dalam beberapa pekan terakhir dikaitkan dengan sejumlah pengusaha setelah mendapatkan hasil buruk di dua laga awal Liga Primer Inggris 2022/23. Mantan direktur United, Michael Knighton, telah mengklaim sedang merencanakan pengambilalihan klub.
Selepas itu, muncul nama Elon Musk. CEO Tesla ini membuat heboh setelah mencuit di Twitter dirinya sedang dalam proses membeli United. Namun beberapa jam setelah mengeluarkan pernyataan, Musk mengklarifikasinya dengan menyebutkan ia tidak ingin membeli tim olahraga manapun.


