Omid Nazari - Persib BandungAlvino Hanafi

Omid Nazari Enggan Janjikan Kembali Ke Persib Bandung

Gelandang klub Filipina United City FC, Omid Nazari, enggan memberikan janji bakal kembali ke Persib Bandung di masa mendatang, meski selama beberapa bulan dirinya mendapatkan kesan yang sulit dilupakan.

Selama memperkuat Persib, Nazari telah memberikan kesan positif kepada suporter. Mereka berharap Nazari dapat membela panji Persib lebih lama, namun sang pemain memilih kembali ke United City yang sebelumnya bernama Ceres-Negros. Ceres merupakan klub terakhir yang dibela Nazari sebelum ke Bandung.

Nazari mengatakan, ia tidak bisa menyepakati pernyataan Suchao Nuchnum yang menyatakan dirinya hanya ingin kembali bermain di Indonesia bila mendapat tawaran dari Persib, bukan klub lain.

“Itu bergantung kepada situasi. Sebagai pesepakbola, sangat sulit untuk mengatakan dekat dengan sesuatu, seperti menyatakan 'Saya tidak akan bermain di tim lain'. Tidak mudah mengeluarkan pernyataan seperti itu. Saya masih punya banyak waktu untuk pergi ke tempat lain,” beber Nazari kepada Alvino Hanafi dari Goal Indonesia.

“Bisa dibilang saya menyukai banyak hal di sana, seperti atmosfer dan lainnya. Mereka membuat saya merasa dicintai, dan saya merasa bisa bermain melalui mereka (bobotoh). Tapi sebagai manusia, saya tidak bisa menutup kesempatan lain di kehidupan ini. Bukan berarti saya bilang tidak [kembali ke Persib], tapi rasanya itu sulit.”

“Saya tidak bisa bilang apa yang bisa membuat saya bisa kembali ke Persib. Saya terbuka untuk semua hal di masa mendatang. Anda tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi dalam hidup Anda.”

Nazari mengakui atmosfer yang ia peroleh di Persib tidak akan didapatkan di United City. Menurut Nazari, alasannya meninggalkan Persib karena ingin merasakan atmosfer sepakbola di kompetisi elit Asia, Liga Champions Asia (LCA), sesuatu yang tak dia dapatkan bila bermain di Indonesia.

“Jika kita bicara atmosfer antara Indonesia dan Filipina, jelang sangat berbeda. Filipina negara bola basket, dan jumlah suporternya sangat sedikit dibandingkan di Indonesia. Anda akan punya banyak kenangan bila bermain di Indonesia,” kata pemain berusi 29 tahun ini.

“Alasan saya kembali ke United adalah ingin bermain di LCA. Sebagai pesepakbola, saya ingin berada di kompetisi besar, bermain melawan pemain hebat dan terbaik. Saya punya kesempatan untuk menantang diri sendiri di LCA. Saya bisa bermain melawan tim besar dari Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan.”

“Itu tidak saya dapatkan di Indonesia. Tapi saya tetap mendapatkan banyak hal selama bermain di Indonesia, seperti atmosfer maupun gairahnya.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0