Oliver Giroud menyebut Chelsea membeli Timo Wener bukan untuk jadi penghangat bench, meski demikian bomber Prancis tersebut siap bersaing di tim utama the Blues.
Pada pertengahan Juni lalu Chelsea mengumumkan pembelian Werner dari RB Leipzig seharga £47,5 juta. The Blues memenangkan perburuan setelah sang bintang juga diburu oleh sederet tim-tim Eropa.
Pemain timnas Jerman tersebut meneken kontrak berdurasi lima tahun di Stamford Bridge dan diprediksi tidak akan kesulitan untuk menembus skuad utama Frank Lampard pada musim depan.
Chelsea berharap, Werner yang mengoleksi 95 gol dari 159 penampilan untuk Leipzig bisa diandalkan sebagai mesin gol baru namun kedatangannya juga jadi ancaman bagi Giroud dan Tammy Abraham.
Abraham mengakhiri musim ini dengan status pencetak gol terbanyak Chelsea di Liga Primer dengan 15 gol sementara Giroud mengemas tujuh gol di semua kompetisi sejak restart.
Abraham adalah andalan Lampard sebelum wabah Covid-19 namun dalam dua bulan terakhir Giroud jadi pemimpin lini depan the Blues.
Giroud menyadari, kedatangan Werner akan membuatnya kesulitan menambah menit bermain namun dia yakin kualitasnya bakal menjadi opsi yang menjanjikan bagi Lampard.
"Ketika lawan memilih strategi bertahan, memiliki striker jangkung bukan pilihan yang buruk. Tetapi saya tidak naif," bukanya di L'Equippe.
"Werner dibeli bukan untuk duduk di bench. Tetapi saya akan mengerahkan segalanya sehingga pelatih pusing saat menyusun line-up."
Giroud mengaku telah memprediksi Chelsea akan membawa pemain sekaliber Werner namun dia siap menerima tantangan itu.
"Pembelian Werner adalah motivasi tambahan dan klub memang harus merekrut striker," lanjutnya.
"Chelsea adalah tim hebat, mereka mengeluarkan uang untuk menambah kekuatan tim. Saya sudah memprediksi itu."
Giroud menutup wawancara dengan kemungkinan menambah masa bakti di Stamford Bridge lebih dari 2021.
"Saya masih punya satu tahun kontrak. Jika bertahan, tidak ada masalah, andai pergi maka saya akan menghadapi tantangan baru."
"Saya masih punya kemampuan untuk bermain di liga yang kompetitif dalam dua tahun ke depan. Saya tidak membatasi apapun."




