Olivier Giroud memberi petunjuk bahwa dirinya bisa hijrah dari Chelsea demi menyebrang ke AC Milan.
Jumat lalu waktu setempat, The Blues mengumumkan telah menggunakan opsi untuk memperpanjang kontrak striker 34 tahun itu selama satu tahun.
Ini menjadi berita yang mengejutkan karena beredar isu bahwa mantan ujung tombak Arsenal itu akan segera bergabung ke Serie A setelah kontraknya berakhir, namun Giroud tak membantah bahwa transfer itu masih bisa terjadi.
"Saya ingin memperjelas bahwa Chelsea mengaktifkan klausul saya April kemarin dan mereka baru saja mengumumkannya demi mematuhi peraturan Liga Primer," ujarnya saat ditanya apakah perpanjangan ini mengubah pikirannya untuk pindah.
"Perlu diingat, saya menyukai [legenda Milan] Marco van Basten dan Andriy Shevchenko."
"Milan adalah klub besar dan salah satu klub hebat di Eropa. Namun saat ini, saya tidak akan membicarakan tentang masa depan saya di klub karena saya fokus di tim nasional Prancis dan di Euro yang tinggal sebentar lagi."
Kini fokus Giroud mengarah ke Piala Eropa 2020, di mana ia mesti berebut posisi starter dengan Karim Benzema.
"Wajar jika media antusias dengan kembalinya Benzema, karena ia senjata tambahan," katanya. "Ini bagian dari permainan. Namun pendukung saya tahu bahwa saya di sini untuk memainkan peran saya, tanpa membuat kegaduhan. Saya melakukan tugas saya, saya mendukung tim sepenuhnya, saya tidak memiliki keraguan, perasaan tak senang, saya merasa damai."
Benzema pernah membandingkan Giroud dengan go-kart dengan nada mengejek, namun Giroud bilang itu hanyalah masa lalu.
"Kami belum berkesempatan membahasnya, mungkin akan kami bahas, itu membuat saya tersenyum. Saya tidak menyimpan dendam. Saya akan mengundangnya ke sirkuit go-kart jika kami juara Euro," ujarnya berseloroh.
"Deschamps tidak memperingatkan kembalinya Karim kepada saya. Dia satu-satunya pengambil keputusan. Dia tidak menanyakan pendapat saya. Tidak ada yang perlu ditambahkan."
Giroud tengah mengejar rekor pencetak gol terbanyak (51) bagi Prancis milik Thierry Henry. Ia kini membukukan 44 gol dan bisa menyalip ikon Arsenal tersebut.
"Saya rasa mungkin," katanya. "Saya pekerja keras, ambisius, saya akan melakukan segalanya untuk mencapai itu, tapi tidak akan pernah mengorbankan tim. Saya tidak egois, saya tidak terobsesi."
