Olivier Giroud ogah ambil pusing soal sejumlah kritik yang ditujukan kepadanya di tim nasional Prancis. Ia sadar, akan selalu ada orang yang mendukung dirinya dan lebih memilih Karim Benzema untuk mengisi lini depan Tim Ayam Jantan.
Absensi Benzema dari skuat Les Bleus di Euro 2016 karena skandal dugaan pemerasan terhadap Mathieu Valbuena menguntungkan Giroud. Ia bakal dipercaya arsitek Didier Deschamps untuk menempati posisi krusial di lini depan.
Namun, eks penyerang Montpellier ini justru tidak begitu populer bagi fans Prancis dan ia pun kembali menjadi bahan ejekan meski mencetak gol ke-15 di level internasional dalam kemenangan 3-2 atas Kamerun pada Senin lalu.
“Saya manusia biasa — saya lebih suka mendengar hal baik soal saya — tapi siapa yang mendapat dukungan penuh sekarang ini? Saya akan selalu dikritik,” ucap Giroud kepada L’Equipe.
“Ada kegilaan media tentang saya karena saya adalah rival Karim. Ada yang pro-Karim dan pula orang pro-Giroud. Saya tak dapat melakukan apa-apa soal itu,” pungkasnya.


