Striker senior Chelsea, Olivier Giroud (33 tahun), mengungkapkan alasan ia meneruskan masa bakti bersama The Blues untuk setahun ke depan.
Giroud resmi memperpanjang kontrak selama setahun di Chelsea, tepatnya hingga Juni 2021 alias akhir musim depan.
Sebelumnya, kontrak Giroud bakal habis pada 30 Juni mendatang. Masa depan bomber timnas Prancis itu pun sempat menjadi bahan spekulasi media.
“Periode karier saya semakin menipis, saya hampir berusia 34 tahun, tetapi saya merasa tubuh saya masih siap untuk bermain beberapa tahun lagi di level tinggi,” ucap Giroud, seperti dilansir dari The Guardian, Sabtu (20/6).
“Saya hampir meninggalkan Chelsea, tetapi saya tidak benar-benar mau. Saya perlu bermain untuk [tempat di] Piala Eropa dan saya siap untuk tantangan baru.”
“[Frank] Lampard? Ketika dia bilang kepada bahwa saya akan punya peluang yang lebih baik, saya percaya dan saya benar-benar ingin memperjuangkannya. Seperti yang saya lakukan sebelumnya di Arsenal.”
“Ini seperti awal yang baru, saya ingin memenangkan lebih banyak trofi bersama Chelsea,” pungkasnya.
Giroud memang sangat minim menit bermain di bawah arahan Frank Lampard musim ini. Sebaliknya di timnas Prancis, ia menjadi pilihan utama pelatih Didier Deschamps selama ajang Kualifikasi Euro 2020.
Hebatnya lagi, Giroud adalah topskor timnas Prancis pada ajang Kualifikasi tersebut dengan koleksi enam gol. Sang pemain berperan penting dalam kelolosan Les Blues ke putaran final Euro 2020, yang harus ditunda ke tahun depan lantaran pandemi virus corona.
Adapun Giroud didatangkan Chelsea dari Arsenal pada bursa transfer Januari musim 2017/18. Total, ia telah mencetak 21 gol untuk The Blues dalam 76 laga di semua kompetisi.
Menit bermain Giroud di Chelsea anjlok musim ini. Ia baru tampil 13 kali di semua ajang dengan sumbangan “baru” tiga gol.




