Karim Benzema terasing dari skuad utama tim nasional Prancis, dan tempatnya di lini depan Les Bleus sekarang diisi oleh Oliver Giroud.
Penyerang Real Madrid itu sudah tidak pernah tampil membela Prancis sejak 2015, sebuah persoalan yang bermuara pada tudingan pemerasan terhadap Mathieu Valbuena.
Sesungguhnya Giroud telah membuktikan kualitasnya untuk menggantikan Benzema di lini depan Les Bleus dan bomber Chelsea itu sedang mempersiapkan diri untuk penampilan ke-100 bersama Prancis dalam pertandingan persahabatan melawan Ukraina, Rabu (7/10).
Benzema kerap kali mengkritik kehadiran Giroud di lini serang Prancis dan penyerang Madrid ini pernah membicarakannya di media sosial dengan mengatakan: “Anda tidak akan mengacaukan tim dengan pemain yang kurang mumpuni dan saya tahu, saya yang terbaik.”
Meskipun mendapat sindiran pedas seperti itu, Giroud menegaskan tidak memiliki masalah apapun dengan mantan bintang Lyon tersebut, justru yang dia sesali adalah hilangnya Benzema dari skuad Prancis
“Jelas itu memalukan karena Karim adalah pemain yang hebat dengan kualitasnya,” kata Giroud kepada RMC Sport.
“Saya tidak pernah berselisih dengan Karim, saya punya hubungan yang baik dan saya menghormatinya.”
“Saya pikir, apa yang telah terjadi sangat memalukan tetapi sekarang kami harus melupakannya. Orang Inggris sangat iri dengan generasi yang kami miliki saat ini.”
Giroud adalah bagian dari kemenangan Prancis di Piala Dunia 2018 dan menurutnya, dia pantas mendapatkan tempat utama di tim.
“Ketika saya dikritik karena absennya Karim, itu menyakiti saya,” ungkap Giroud.
“Saya terus membuktikan jika saya pantas mendapatkan tempat di tim dan persaingan dengan Karim diciptakan oleh orang lain.”
“Saya tidak ada hubungannya dengan itu, kami hanya memainkan posisi yang sama. Ya, itu terjadi tetapi saya mampu beradaptasi terhadap kesulitan itu dengan baik.”
