Paul Scholes berkata Michael Carrick dan semua staf pelatih Manchester United seharusnya merasa "malu" karena tidak ikut pergi bersama Ole Gunnar Solskjaer.
United akhirnya resmi memecat Ole setelah dikalahkan Watford 4-1, dengan hasil tersebut membuat mereka terjembab ke peringkat delapan dan terpaut 12 poin dari Chelsea sang pemuncak klasemen Liga Primer Inggris.
Carrick lantas naik jabatan dari asisten menjadi pelatih kepala secara sementara dan sisa staf Solskjaer masih mempertahankan jabatan mereka, tetapi fakta itu membuat Scholes tidak habis pikir.
Berbicara sebelum kemenangan 2-0 Man United atas Villarreal, yang berarti mereka lolos ke babak gugur Liga Champions, Scholes berkata kepada BT Sport: "Orang-orang yang sama masih menangani tim ini."
"Orang-orang yang sama masih diberi tanggung jawab besar untuk membawa tim bertanding, Kieran McKenna, Michael Carrick yang menyiapkan tim."
"Ole memberi mereka tugas untuk melakukan itu."
"Kita tahu Ole akan dipecat. Dan para petinggi harus menyiapkan manajer baru, dan staf baru."
"Kalau saya di posisi mereka, saya malu masih menjadi staf setelah melihat nasib Ole. Bisa-bisanya masih menjadi staf dan menyiapkan tim malam ini, harusnya mereka semua enyah."
"Ole memercayai mereka tiap pekannya untuk menyiapkan tim. Mereka membuat klub kecewa, membuat pemain kecewa, seperti Ole."




