Kursi sekjen PSSI sudah kosong lebih dari tiga bulannya setelah Ratu Tisha mengundurkan diri. Namun, federasi sepakbola nasional tersebut masih belum mencari orang untuk mengisi posisi itu.
Yunus Nusi untuk sementara dipercaya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) sekjen PSSI. Pria asal Kalimantan Timur tersebut dirasa sudah bagus dalam menjalankan tugasnya selama ini.
Oleh karena itu, ketua umum PSSI Mochamad Iriawan belum berpikir untuk secepatnya mencari sekjen baru. Ia mengatakan banyak hal lebih penting untuk dilakukan pihaknya untuk saat ini.
"Saya pikir tidak usah terlalu pusing, selama saya bisa melihat yang lain bekerja, kemudian bisa menyelesaikan pekerjaan yang ada jadi nanti saja. Karena tidak gampang juga cari sekjen," ucap Iriawan.
"Sekarang saya sudah nyaman, kemudian [pekerjaan] jalan semuanya, administrasi jalan, semua jalan, sekjen nantilah kita Piala Dunia U=20 2021 dulu," sosok yang disapa Iwan Bule tersebut menambahkan.
Posisi asli Yunus di PSSI sebagai anggota komite eksekutif (Exco). Ia mendapatkan posisi tersebut setelah PSSI menggelar kongres pemilihan di Jakarta pada tahun lalu.
Alvino Hanafi / GoalKehebatan Yunus dalam mengerjakan tugas sekjen karena sudah berpengalaman. Ia pernah menjabat sebagai sekretaris umum Taekwondo Indonesia Kalimantan Timur, pada 2001-2009, dan sekretaris bidang pertandingan PB PON Kalimantan Timur 2008.
Dalam dunia sepakbola pengalaman Yunus tak perlu diragukan lagi. Ia menjadi anggota Exco PSSI sejak 2016, lalu ketua Asprov PSSI Kalimantan Timur dari 2013 sampai sekarang, dan juga pernah menjadi direktur bisnis Persisam Samarinda, pada 2009 hingga 2014.
Selain itu, Iriawan menegaskan Cucu Somantri, tetap memberikan kontribusinya di PSSI. Meski mantan direktur utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), jarang terlihat dalam kegiatan PSSI.
Padahal, waktu awal kepengurusan PSSI tersebut setelah kongres pemilihan dilaksanakan, Cucu selalu mendampingi Iriawan dalam setiap agenda. Hanya saja kabar yang beredar hubungan mereka tak mesra lagi seperti dulu,
"Beliau [Cucu] masih menjabat sebagai wakil ketua umum," ujar pria yang pernah menjabat Kapolda Jawa Barat dan Metro Jaya tersebut.
