Nuno Espirito Santo Tottenham 2021-22Getty Images

Baru Empat Bulan Bertugas, Nuno Espirito Santo Dipecat Tottenham Hotspur

Nuno Espirito Santo telah dipecat oleh Tottenham Hotspur setelah hanya empat bulan bertugas di London utara.

Santo direkrut sebagai penerus Josu Mourinho pada bulan Juni lalu, dengan Spurs memberinya kontrak awal berdurasi dua tahun.

Kesepakatan itu diakhiri lebih awal setelah kekalahan 3-0 di kandang dari Manchester United, yang membuat The Lilywhites terpaut sepuluh poin dari pemimpin Liga Primer Chelsea setelah sepuluh pertandingan.

Apa yang dikatakan?

Pengumuman resmi di laman resmi klub telah mengonfirmasi bahwa Nuno, bersama dengan staf pelatih Ian Cathro, Rui Barbosa dan Antonio Dias, semuanya telah diberhentikan dari tugas mereka.

Direktur pelaksana Spurs Fabio Paratici, yang baru tiba di klub pada musim panas seperti Nuno, mengatakan: "Saya tahu ambisi Nuno dan staf pelatihnya untuk ingin sukses dan saya menyesal bahwa kami harus mengambil keputusan ini."

"Nuno adalah pria sejati dan akan selalu diterima di sini. Kami ingin berterima kasih padanya dan staf pelatihnya dan berharap yang terbaik untuk masa depan mereka."

Statistik Nuno di Spurs

Nuno hanya memimpin 17 pertandingan di semua kompetisi sebagai manajer Tottenham, mencatatkan sembilan kemenangan, satu hasil imbang dan tujuh kekalahan.

Lima dari kekalahan itu terjadi di Liga Primer, dengan Crystal Palace, Chelsea, Arsenal dan West Ham justru tampil lebih baik dari timnya selain United.

Spurs mengukir catatan terburuk kedua dalam urusan tembakan dan peluang yang diciptakan di Liga Primer di bawah asuhan Nuno, yang jug memiliki rekor kekalahan paling banyak dengan tiga gol atau lebih di liga sejauh ini.

Siapa yang bisa menggantikannya?

Bukan rahasia lagi bahwa Spurs sebelumnya pernah mendekati beberapa nama sebelum menunjuk Nuno, termasuk Gennaro Gattuso, Paulo Fonseca dan Antonio Conte.

Dan ada laporan bahwa Spurs telah menghubungi Conte lagi, dengan Paratici ingin membawa rekan senegaranya tersebut untuk reuni setelah sebelumnya bekerja sama dengannya di Juventus.

Graham Potter dari Brighton & Hove Albion dan bos Leicester City Brendan Rodgers juga telah dikaitkan dengan kursi manajer The Lilywhites.

Iklan
0