Asisten pelatih timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mengungkapkan kekecewaannya dalam pertemuan dengan pemain setelah Piala Dunia U-20 2023 dipastikan gagal digelar di Tanah Air.
Seperti diketahui, pencabutan status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 disebabkan adanya penolakan terhadap keikutsertaan Israel. Keputusan FIFA tersebut membuat peluang timnas U-20 tampil di turnamen ini tertutup, karena mereka bertanding dengan status tuan rumah.
Ini merupakan kedua kalinya harapan penggawa timnas U-20 bisa bermain di Piala Dunia kandas. Indonesia seharusnya menjadi tuan rumah pada tahun 2021, namun dibatalkan, karena pandemi COVID-19. Kendati demikian, FIFA tetap memberikan hak kepada Indonesia untuk menggelar Piala Dunia U-20.
Nova menyayangkan pembatalan itu disebabkan alasan geopolitik. Menurut Nova, tidak seharusnya olahraga dicampuradukkan dengan politik. Apalagi Israel yang mendapat penolakan di Indonesia justru tetap tampil di Piala Dunia U-20.
“Terlepas dari apapun itu, saya hanya bicara tentang olahraga saja. Entah itu berhubungan dengan politik, agama, ataupun itu, saya tidak peduli, karena saya bekerja di olahraga, saya berpikirnya tentang olahraga,” tutur Nova kepada pemain dilansir kanal YouTube resmi PSSI.
PSSI“Saya bisa pahami kita bela negara lain sekuat tenaga atau apa pun itu. Saya cuma enggak bisa terima negara lain, Israel, Palestina bisa main, [tapi] kita enggak bisa main. Terserah dunia maya atau media bilang apa, orang akan serang saya, tidak ada masalah.”
“Di [kolom] komentarnya [akun media sosial] Hokky Caraka. [ada yang] bicara: ini hanya Piala Dunia. Bagi orang yang tidak tahu sepakbola, iya ini hanya Piala Dunia, tapi saya yakin ini menjadi mimpi kalian (pemain) semua.”
Nova menambahkan, penantiannya selama empat tahun untuk bisa merasakan atmosfer Piala Dunia U-20 menjadi sia-sia, mengingat ia telah menghabiskan banyak waktu bersama tim dibandingkan keluarga.
“Saya bertahan di sini (timnas U-20), karena saya ingin berada di Piala Dunia. Selama empat tahun kita hanya mendapat harapan kosong. Saya yakin ini (Piala Dunia U-20) yang kalian sudah tunggu-tunggu. Kita sudah TC ke Korea, ke mana saja, dan sekarang rasanya nol,” keluh Nova.
“Kami kecewa, kalian juga kecewa, tapi inilah situasi yang terjadi. Walaupun kalian tidak bisa pergi ke Piala Dunia, tapi saya yakin kalian masih mempunyai mimpi lain.”
