Pelatih Thailand, Akira Nishino mendesak agar klub-klub Thai League 1 lebih banyak memberi jam terbang bagi striker lokal.
Nishino sempat dipusingkan dengan pemilihan skuad untuk kampanye kualifikasi Piala Dunia 2022 dalam dua pekan terakhir, dengan dua striker utama Teerasil Dangda dan Adisak Kraisorn terkendala cedera.
Eks juru taktik Jepang di Piala Dunia 2018 tersebut bahkan hanya memanggil satu striker murni berusia 20 tahun, Supachai Jaided dalam daftar 23 nama skuad untuk duel lawan Vietnam dan Indonesia.
Sang pelatih berusia 64 tahun berkilah bahwa kesulitan yang dialaminya tak lepas dari kegemaran klub-klub Thailand yang lebih sering memainkan para penyerang asing ketimbang talenta domestik.
"Alasan di balik saya hanya memanggil satu striker karena para penyerang Thailand tidak banyak mendapat kesempatan beraksi di liga," ungkap Nishino seperti dikutip Bangkok Post.
"Saya mendesak klub-klub domestik agar memberikan lebih banyak jam terbang kepada para striker Thailand. Jika ini dilakukan, maka bisa lebih banyak striker di skuad Thailand."
"Saya ingin agar para striker Thailand berjuang demi mendapatkan posisi di susunan utama tim, tapi klub-klub juga harus terbuka untuk memberikan mereka lebih banyak kesempatan."
"Ini semua demi kebaikan masa depan tim nasional," pungkasnya.
Dua partai awal Nishino bersama Thailand di kualifikasi Piala Dunia 2022 diwarnai dengan hasil imbang tanpa gol kontra Vietnam pada 5 September lalu dan menang 3-0 atas Indonesia lima hari berselang.
