LIPUTAN ALDIV ALFASERA DARI BALI
Pelatih Persela Lamongan Nilmaizar mensyukuri raihan satu angka di laga tandang setelah bermain imbang 1-1 melawan Bali United di Stadion Dipta Gianyar, Kamis (31/11) malam WIB.
Nil mengutarakan, tambahan satu angka membuat persaingan untuk melepaskan diri dari ancaman degradasi makin sengit, mengingat sedikitnya delapan tim memiliki selisih poin yang berdekatan.
“Saya apresiasi kepada pemain, dengan segala kekurangannya mampu menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan di liga ini. Hasil ini memberi motivasi kami untuk terus menambah poin agar bersemangat lagi menghadapi Barito Putera,” ujar Nil.
“Saya lihat pertarungan bukan di [papan] atas lagi, karena Bali sudah pasti 80 persen juara. Orang mungkin melihat di papan bawah, karena jarak dari nomor [peringkat] sepuluh sampai 18 hanya satu-satu saja. Kami akan berjuang sampai akhir. Buat kami, satu poin ini sangat penting.”
Nil menambahkan, ia akan berusaha mengubah pola pikir pemain demi memuluskan ambisi menjauhi zona merah. Nil mencontohkan dari pertandingan tadi malam setelah melihat pemainnya menganggap hasil imbang seperti kemenangan.
“Di babak kedua kami mengalami kesulitan, karena Bali bermain lepas. Mereka menilai 2-1 lebih baik daripada 1-1. Kami ada kendala kurang fokus. Kami menganggap dengan draw sama saja dengan menang. Tapi apapun itu kami puas,” tutur Nil.
SIMAK JUGA: BERITA LIGA 1 2019!
Seperti halnya Nil, bek Arif Satria mensyukuri raihan satu angka. Di laga ini, Arif mencetak gol spektakuler dari jarak sekitar 25 meter. Ia mengambil keputusan itu, karena merasa bingung untuk memberikan umpan.
“Saya melihat di area itu tidak ada pemain Bali yang datang. Kalau memberi umpan, saya tidak tahu, karena tidak ada teman yang lari atau muncul. Saya tidak ada latihan khusus,” imbuh Arif.
“Kami dapat poin satu, dan itu sangat berharga membangkitkan mental kami untuk pertandingan selanjutnya. Semua ini berkat kerja keras semua lini.” (gk-67)
SIMAK JUGA: KLASEMEN LIGA 1 2019!
