Pelatih Persela Lamongan Nilmaizar, tak mau buru-buru dalam menyusun program untuk timnya. Ia mengatakan bakal melakukan koordinasi dengan manajemen agar mendapatkan keputusan terbaik.
PSSI telah memutuskan Liga 1 dan 2 musim ini dilanjutkan, setelah menggelar rapat komite eksekutif (Exco). Dijadwalkan kompetisi mulai diputar pada September atau Oktober mendatang.
Nil merasa waktu yang tersisa untuk menyiapkan timnya memang tidak banyak. Hanya saja, ia bakal berusaha keras agar para pemain Persela dapat meraih hasil positif dalam setiap pertandingan.
"Nanti kami akan melihat dulu, apa yang terbaik yang bisa kami lakukan untuk tim dengan kondisi sekarang ini," kata Nil dikutip dari laman PT Liga Indonesia Baru (LIB).
"Tidak bisa terburu-buru, tapi ada plan pasti agar hasil maksimal jika kompetisi dimulai bulan September atau Oktober," mantan juru formasi Semen Padang tersebut menambahkan.
Sampai sekarang belum diketahui perubahan yang terjadi saat kompetisi dilangsungkan. Akan tetapi, sudah ada beberapa wacana yang menguak ke permukaan setelah PSSI, menggelar rapat dengan klub.
Penghapusan degradasi, seluruh pertandingan Liga 1 digelar di Pulau Jawa, dan regulasi pemain U-20, adalah wacana yang muncul. PSSI kini masih mengkaji terkait hal tersebut.
Media Borneo FCKompetisi di Tanah Air, sudah dihentikan sejak pertengahan Maret lalu, karena pandemi virus corona. Semenjak itu, seluruh klub menginstruksikan para pemainnya berlatih mandiri di kediamannya masing-masing.
Nil berkeinginan anak asuhnya tidak mengalami penurun kondisi drastatis ketika kembali berkumpul. Ia percaya para pemain Persela, menjalani program latihan yang diberikannya secara benar.
"Sebagai pemain profesional, tentunya mereka harus bisa menjaga kondisi fisiknya masing-masing. Harapannya kapan pun mulai latihan, pemain sudah siap," ujar pria berusia 50 tahun tersebut.
Sebelum kompetisi dihentikan, Persela selalu menuai hasil negatif. Laskar Joko Tingkir menelan tiga kekalahan secara beruntun sehingga mejadi juru kunci klasemen dengan nol poin.
Musim ini jadi tahun kedua Nil, membesut Persela. Ia didatangkan untuk mengisi posisi Aji Santoso yang dipecat karena rentetan hasil buruk saat bertanding.
