OLEH DONNY AFRONI
Pelatih Semen Padang Nilmaizar mengakui kekalahan 2-1 dari Bhayangkara FC di Stadion H Agus Salim, Jumat (15/9) sore WIB, disebabkan mereka lengah mengantisipasi serangan balik di menit akhir.
Semen Padang sempat unggul lebih dulu melalui gol Riko Simanjuntak. Namun Bhayangkara FC mampu menyamakan kedudukan lewat tandukan Otavio Dutra. Ilija Spasojevic tampil sebagai bintang tim tamu setelah mencetak gol kemenangan di masa injury time.
SIMAK JUGA: Bhayangkara Permalukan Semen Padang
Hasil ini membuat Semen Padang melalui tiga laga kandang beruntun tanpa kemenangan. Secara keseluruhan, Kabau Sirah hanya mendapatkan masing-masing tiga hasil imbang dan kekalahan di enam pertandingan terakhir.
Nil mengungkapkan, keinginan memenangkan pertandingan di laga kandang membuat Semen Padang bernafsu menggempur pertahanan Bhayangkara FC menjelang pertandingan berakhir.
“Seluruh pemain naik menyerang di menit akhir untuk mencetak gol, karena kami ingin mendapatkan kemenangam. Tapi kami lengah mengantisipasi serangan balik, sehingga gol itu terjadi,” ujar Nil.
SIMAK JUGA: PREVIEW: Semen Padang – Bhayangkara FC
“Inilah sepakbola, semuanya tidak bisa ditebak. Target kemenangan yang kami canangkan gagal. Anak-anak sudah tampil dengan maksimal.”
“Hasil negatif ini menjadi tanggung jawab kami semua. Kami akan berusaha bangkit di pertandingan sisa, dan kami yakin kami bisa bertahan di Liga 1,” timpal bek Hengki Ardiles.



