Arsene Wenger Nicklas Bendtner Arsenal

Nicklas 'Lord' Bendtner: Saya Ogah Di Arsenal, Tapi Ditahan Arsene Wenger

Mantan striker Arsenal, Nicklas Bendtner (32 tahun), membeberkan perselisihan yang sempat melibatkan dirinya dengan eks manajer The Gunners, Arsene Wenger.

Tercatat, Bendtner menjadi pemain Arsenal pada periode 2005–2014. Selama rentang tersebut, jebolan akademi klub berjulukan Meriam London tersebut pernah dipinjamkan tiga kali, masing-masing ke Birmingham City, Sunderland, dan Juventus.

Pada bursa transfer musim panas 2013/14, Bendtner mengaku tinggal selangkah lagi bergabung dengan Crystal Palace. Hal yang memang diinginkannya lantaran gagal tampil reguler di Arsenal.

Tetapi, kesepakatan Arsenal-Palace urung diresmikan setelah Wenger memblok kepindahan Bendtner. Pasalnya, sang manajer tidak menemukan pengganti yang pas hingga waktu tenggat transfer.

“Saya sangat senang untuk kepindahan ke Palace," ucap Bendtner di situs resmi Arsenal, Rabu (14/10).

"Kami duduk bersama empat hari sebelum jendela transfer ditutup dan saya telah menyetujui kepindahan itu dan segalanya, saya tinggal menunggu apakah Arsenal bisa mendatangkan striker pengganti.”

"Tapi, sayangnya manajemen gagal dan saya harus kembali [ke Arsenal] keesokan harinya. [Arsene Wenger dan saya) berdiskusi panas di telepon karena saya tidak ingin kembali dan ingin bergabung dengan Palace, tetapi dia tidak bisa membiarkannya.

“Saya ingin pindah karena dia memikirkan klub dan tim, jadi dia benar dan saya benar, jika Anda tahu apa yang saya maksud.”

"Pada saat itu situasi yang ideal mungkin adalah jika mereka mendapatkan striker lain dan saya bisa saja pindah ke Palace, tapi itu juga terkadang momen yang menentukan karier. Jika saya hengkang, situasinya akan terlihat jauh berbeda.

“Jadi, saya kembali ke Arsenal dan saya menjadi bagian dari tim selama enam bulan sampai saya mencetak gol kemenangan dan cedera pergelangan kaki. Kemudian sejak saat itu, saya bertahan dan bermain di tim utama lagi.”

“Tetapi, saya sangat menghormati Arsene dan saya pikir dia adalah manajer yang luar biasa dan apa yang dia lakukan untuk klub, klub yang selalu saya cintai, Sangat fenomenal. Meskipun kami berselisih pendapat, saya sangat menghormati dia dan apa yang telah dia lakukan,” pungkasnya.

Selama di Arsenal, Bendtner tampil total dalam 171 laga dengan sumbangan 47 gol, 22 assist, dan 0 gelar.

Pemilik 81 caps di timnas Denmark itu akhirnya dilepas Arsenal pada awal musim 2014/15 dengan status bebas transfer ke klub Bundesliga Jerman, Wolfsburg.

Dari Wolfsburg, Bendtner kemudian berturut-turut membela Nottingham Forest, Rosenborg, FC Kopenhagen, sebelum mempertimbangkan pensiun dan mendarat di Tarnby pada musim ini.

Iklan
0