Gelandang Chelsea N'Golo Kante menyatakan dirinya bangga bisa menghadapi mantan rekannya dan bintang Manchester City Riyad Mahrez di final Liga Champions.
Juara Liga Primer Inggris musim 2020/21, City, akan berjumpa dengan Chelsea di final sesama tim asal Inggris di Estadio Dragao, Minggu (30/5) dini hari WIB.
Kante dan Mahrez pernah bermain bareng di Leicester City sebelum keduanya pindah ke klub masing-masing saat ini, dan mereka akan menandai kenaikan yang luar biasa dalam karier dengan tampil di event terbesar dalam kalender sepakbola klub.
Kante mengatakan dirinya telah melakukan kontak dengan Mahrez untuk membahas sejauh mana mereka bisa mencapai kompetisi sejauh ini, jelang pertandingan final. Namun, ia berjanji persahabatan keduanya akan "berhenti untuk sementara waktu" ketika kick-off pertandingan.
"Kami sudah membicarakan tentang [final] itu. Kami berdua menyadari bahwa itu luar biasa," ujar Kante kepada UEFA.com.
"Butuh banyak kerja keras dari sebelum berada di Ligue 2 hingga sekarang, dan banyak ketekunan di lapangan dan dalam latihan."
"Jadi, memainkan pertandingans seperti ini luar biasa. Tapi, kami berdua ingin menang, jadi kami tidak akan bersahabat di lapangan."
"Sekarang berharap keberhasilan untuk saya, dan tentu saja, dia juga berharap keberhasilan untuk dia."
Mahrez pindah ke Leicester dari Le Havre dengan harga £450.000 pada 2014 dan membantu mereka promosi ke Championship di musim penuh pertamanya di sepakbola Inggris.
Kante menyusul Mahrez di King King Power jelang musim 2015/16, bergabung dari Caen dengan hanya €8 juta, dan keduanya memainkan peran kunci keberhasilan The Foxes meraih trofi Liga Primer di bawah asuhan Claudio Ranieri.
Chelsea merekrut Kante ke Stamford Bridge setelah musim debutnya yang menawan di Leicester, dan ia menambah trofi Liga Primer ke dalam CV-nya ditambah Piala FA dan Liga Europa, sedangkan Mahrez mengumpulkan tujuh gelar domestik sejak bergabung ke City dengan harga £60 juta ($85 juta) pada 2018.




