Neymar tidak tertarik meninggalkan Paris Saint-Germain pada musim panas ini, demikian GOAL memahami.
Bintang Brasil itu ingin tetap fokus untuk mengamankan peran kuncinya di tim nasional untuk ajang Piala Dunia 2022 pada November mendatang.
Neymar, yang memiliki sisa tiga tahun dalam kontraknya, dikait-kaitkan dengan kepindahan dari ibukota Prancis, seperti yang dilaporkan GOAL pada Juni bahwa PSG akan bersedia menjualnya jika ada tawaran yang cukup bagus datang pada tahun ini.
Apa yang kita ketahui tentang masa depan Neymar?
Pemain berusia 30 tahun itu sudah kembali ke PSG untuk memulai persiapan musim yang baru dan, terlepas dari pengakuan klub bahwa mereka bersedia berpisah dengannya, dia tidak memikirkan untuk hengkang dalam waktu dekat.
Mantan bintang Barcelona itu ingin tetap dalam kondisi yang bagus untuk memastikan dirinya siap untuk Piala Dunia di Qatar.
Mantan agen Neymar, Wagner Ribeiro, mengatakan pada bulan lalu bahwa sang pemain tidak ingin meninggalkan PSG sampai dia memenangkan Liga Champions bersama raksasa Prancis itu.
"Neymar memiliki mimpi: menjadi juara Liga Champions bersama PSG," ujar Ribeiro kepada wartawan.
"Terlepas dari semua rumor tentang kemungkinan hengkang, dia sangat termotivasi dan tidak akan berhenti sampai dia mencapainya."
Galtier ingin Neymar bertahan
Pelatih baru PSG Christophe Galtier mengatakan setelah kedatangannya bahwa dia ingin Neymar bertahan, menegaskan dirinya memiliki "ide yang sangat jelas" tentang bagaimana mengeluarkan yang terbaik dari sang striker.
"Neymar adalah pemain berkelas dunia, pelatih mana yang tidak menginginkan dia masuk ke dalam skuadnya. Kami harus menemukan keseimbangan dalam tim," katanya dalam konferensi pers pertamanya.
"Saya memiliki gagasan yang sangat jelas tentang apa yang saya inginkan darinya. Saya belum pernah bertemu dengannya, tapi saya ingin dia bertahan bersama kami."
Neymar adalah sosok kunci untuk PSG pada musim lalu, dengan mencetak 13 gol saat dia membantu mereka mengamankan gelar Ligue 1.
Namun, cedera membatasi waktu bermain Neymar, karena dia hanya tampil 22 kali di Ligue 1 dan enam di Liga Champions sebelum mereka tersingkir di babak 16 besar.


