Neymar mengakui dirinya ingin meninggalkan Paris Saint-Germain pada bursa musim panas lalu karena merasa tidak bahagia dan membutuhkan perubahan, meski sekarang bakal berusaha memberikan yang terbaik selepas bertahan.
Setelah menjalani dua musim di Parc des Princes, sang penyerang internasional Brasil memang mencari pintu keluar jelang musim 2019/20 dimulai.
Potensi kembali ke Barcelona menjadi daya tarik pemain 27 tahun tersebut, namun PSG menolak untuk melepas aset mereka senilai €222 juta dengan mudah.
Raksasa Ligue 1 Prancis menyatakan ketegasan posisi mereka selama negosiasi dengan Barcelona, hingga akhirnya sama sekali tak mencapai kesepakatan.
Hasilnya, Neymar terpaksa bertahan di Paris dan kini harus kembali membangun hubungan dengan fans yang telah retak karena sikapnya yang terkesan membangkang kepada klub.
Ia menyatakan akan memberikan segalanya bagi PSG ketika fit dan bermain, menceritakan kepada Otro mengenai kepenatannya selama beberapa bulan terakhir.
"Saya pikir ketika Anda tidak bahagia, apa pun pekerjaan Anda, maka Anda ingin perubahan, Anda mencoba untuk menemukan tempat baru, profesi baru sehingga Anda bisa menemukan jati diri," kata Neymar.
"Jadi, itulah yang saya coba lakukan. Tapi akhirnya saya bertahan. Dan, seperti yang saya katakan, saya akan memberikan yang terbaik."
Karier Neymar di PSG kerap diganggu cedera selama dua tahun berjalan, yang terkini ia mengalami gangguan hamstring dan membuatnya harus absen selama empat pekan.


