Mauricio Pochettino mendapat kabar bagus dengan kembali berlatihnya Neymar bersama Paris Saint-Germain, dengan striker asal Brasil itu mengalami peningkatan dalam pemulihan dari cedera engkelnya.
Neymar absen memperkuat PSG sejak menghadapi Olympique Lyon pada 13 Desember, ketika pemain berusia 28 tahun itu mendapat pelanggaran keras dari Thiago Mendes.
Selama Neymar absen, banyak perubahan yang terjadi di Parc des Princes. Thomas Tuchel dipecat sebagai pelatih PSG, dan posisinya oleh mantan manajer Tottenham Hotspur, Pochettino.
Pelatih asal Argentina itu memiliki sejumlah masalah awal yang harus dihadapi. Selain Neymar harus absen, Presnel Kimpembe dan Leandro Paredes juga menjalani perawatan, bersama dengan Mauro Icardi, Danilo Pereira, Juan Bernat, Layvin Kurzawa, dan Alessandro Florenzi.
Sementara itu, Rafinha harus absen setelah terpapar Covid-19, yang itu berarti Pochettino perlu kreatif dengan pemilihan timnya.
Meski begitu, daftar pemain cedera PSG mulai mereda. Kimpembe dan Paredes bergabung bersama Neymar untuk kembali ke lapangan latihan, sedangkan Kurzawa, Florenzi, dan Icardi masuk ke dalam skuad matchday ketika tim menang 3-0 atas Brest.
Itu adalah kemenangan pertama Pochettino sebagai pelatih PSG. Dengan raihan tiga poin ini, mereka merapatkan jarak dengan Lyon menjadi satu poin saja.
Kembalinya Neymar diharapkan bisa membantu PSG untuk kembali memuncaki klasemen Ligue 1, apalagi sang striker terbukti memiliki kontribusi yang besar selama kariernya di Prancis.
Namun, Neymar diragukan bisa tampil di pertandingan lawan Olympique Marseille, Kamis (14/1) dini hari WIB. Ia tampaknya terlalu cepat untuk diharapkan bisa segera merumput lagi. Demikian halnya dengan Kimpembe dan Paredes.
Pochettino baru akan bisa memiliki kekutan penuh ketika timnya berjumpa dengan Angers pada akhir pekan ini.


