Pelatih New York Red Bulls, Gerhard Struber, telah mengonfirmasi menolak tawaran dari Manchester United.
Sebelumnya, United telah melakukan pendekatan kepada Struber untuk menjadi asisten baru Rangnick di Old Trafford sepeninggal Michael Carrick.
Rangnick dan Struber jadi karib setelah bertugas di RB Salzburg pada musim 2019/20. Kala itu, Rangnick berperan sebagai direktur sepakbola dan Struber adalah pelatih tim junior.
Meski begitu, Struber merasa tidak yakin bahwa musim ini adalah waktu yang tepat untuk meninggalkan New York RB dan pindah ke Liga Primer Inggris.
“Ada permintaan [dari Man United]. Bukan rahasia lagi bahwa Ralf Rangnick dan kami saling mengenal dengan baik. Kami saling menghargai," ucap Struber kepada Sky Sport Austria, Selasa (7/12).
“Saya sangat tersanjung dengan permintaan dari Inggris. Pada saat yang sama, situasi di New York memungkinkan saya untuk melihat ke masa depan dengan harapan besar dan saya tidak ingin menyerah dalam semalam.”
“Saya sangat berkomitmen untuk New York dan kami memiliki rencana besar. Saya memiliki kontrak jangka panjang di sini yang ingin saya pertahankan dan saya memiliki tujuan besar dengan tim yang ambisius ini.”
“Saya beradaptasi dengan sangat baik di New York dan melewati masa-masa sulit dengan tim saya dan kami benar-benar berkembang bersama. Ini akan menjadi waktu yang salah untuk mengucapkan selamat tinggal di sini.”
“Saya merasa sangat nyaman dalam peran saya saat ini sebagai pelatih kepala dan yakin bahwa saya dapat memberikan impak terbesar dalam peran ini dan itulah mengapa saya ingin melanjutkan jalan karier ini,” pungkasnya.
Struber menghabiskan sebagian besar karier manajerialnya di negara asalnya, Austria, dengan melatih di akademi muda Salzburg dan tim satelit mereka, FC Liefering.
Setelah melatih Wolfsberger AC dan antar tim tampil bagus, Struber sempat pindah ke klub Divisi Championship, Barnsley. Sejak 2020, ia mulai menukangi New York RB.
