Mantan bek Manchester United dan tim nasional Inggris, Gary Neville mengatakan aturan off-side dan handball saat ini di Liga Primer adalah omong kosong dan mengklaim kebanyakan fans membenci VAR.
Pertebatan yang tampaknya tak berujung mengenai VAR di Inggris memasuki babak baru pada Selasa (1/12) dini hari WIB, ketika gol Ollie Watkins yang sebenarnya bisa membuat skor menjadi imbang harus dianulir, hingga akhirnya Aston Villa kalah 2-1 di markas West Ham United.
Watkins melepaskan tembakan usai menerima umpan silang Jack Grealish, namun setelah adanya intervensi VAR, golnya dianulir. Lengan Watkins dinilai sedikit off-side ketika beradu fisik dengan bek West Ham, Angelo Ogbonna.
Menganalisis keputusan dalam acara Sky Sports selepas pertandingan, Neville mengutarakan pandangannya bahwa regulasi saat ini tentang off-side dan handball adalah masalah terbesar, ketimbang sistem VAR itu sendiri, yang menurutnya teknologi untuk membantu wasit tersebut telah membuat fans muak.
"Garis-garis di layar bukanlah masalahnya. Yang terjadi adalah kredibilitas wasit terancam dan sekarang mereka bahkan meragukan diri mereka sendiri," kata sang legenda United.
"Wasit pergi melihat layar monitor bukanlah masalah. Wasit melihat ke layar dan tidak berpegang teguh pada keputusan jika itu benar adalah masalahnya. Penerapan teknologi itulah masalah besarnya, atau aturan itu sendiri."
"Aturan handball itu omong kosong. Aturan off-side tentang lengan itu juga omong kosong. Kedua aturan itu perlu diubah. Jika sudah, maka VAR nantinya akan bisa lebih diterima."
"Masalahnya adalah saat ini mereka [wasit] terlihat seperti diberi pengarahan, mereka terlihat seperti diprogram mirip robot. Mereka harusnya lebih santai dan melihat ke layar dan berkata 'Saya nyaman dengan keputusan saya'. Yang terjadi tidak seperti itu. Mereka diberi pengarahan seperti orang gila. Mereka diprogram hingga ke tingkat tertentu. Mereka ketakutan sampai mati."
"Otoritas mereka telah diambil dan masalah terbesar adalah para fans membenci hal tersebut. Mereka harus mengubahnya."
West Ham pada akhirnya meraih tiga poin berkat dua gol dari Ogbonna dan Jarrod Bowen, sementara Villa memperoleh gol hiburan yang dicetak Grealish.




