Manuel Neuer Germany Portugal 19062021Getty

Manuel Neuer: Jerman Harus Contoh Italia Yang Sukses Juara Euro 2020

Manuel Neuer meyakini Jerman harus mencontoh Italia yang sukses berprestasi dengan memenangkan Euro 2020.

Jerman tampil mengecewakan dalam dua turnamen besar terakhir mereka, tersingkir dari fase grup Piala Dunia 2018 yang disusul dengan kegagalan di babak 16 besar Euro tahun ini.

Setelah kepergian pelatih Joachim Low musim panas ini, Jerman akan memulai era baru di bawah pelatih baru Hansi Flick minggu ini ketika mereka melanjutkan kampanye kualifikasi Piala Dunia 2022.

Kapten Jerman, Neuer mengatakan bahwa timnya tidak boleh segan belajar dari Italia dalam menyusun rencana jangka panjang.

"Italia adalah satu kesatuan. Anda bisa melihat betapa aktifnya mereka, bagaimana mereka berkomunikasi, dengan kegembiraan yang mereka mainkan," katanya dalam jumpa pers. "Italia adalah contoh yang baik untuk diikuti. Kami harus melakukan hal yang sama seperti mereka."

"Ketika saya melihat tim kami, saya tahu berapa banyak potensi yang kami miliki, bahkan jika kami belum mencapai level itu dalam beberapa turnamen terakhir. Kami perlu membawa semua yang kami butuhkan ke lapangan."

Flick, yang menghabiskan delapan tahun sebagai asisten pelatih Low di Jerman, meninggalkan Bayern Munich untuk memimpin tim nasional musim panas ini.

Ia memanggil wajah-wajah baru seperti David Raum, Nico Schlotterbeck dan Karim Adeyemi ke tim senior untuk pertama kalinya, sementara Marco Reus, Mahmoud Dahoud, Thilo Kehrer, Florian Wirtz dan Ridle Baku juga diberi kepercayaan lagi setelah ditinggalkan dari skuad Euro.

"Ini awal baru dengan wajah baru," kata Neuer. "Kami berada dalam situasi di mana kami harus menebus kekalahan. Kami memiliki target tinggi, terutama terkait Piala Dunia. Kami ingin lolos terlebih dahulu, dan membuat awal yang baik dengan staf pelatih baru."

"Kami ingin memenangkan tiga pertandingan dan kami semua sangat termotivasi. Kami ingin menggunakan waktu ini untuk berkomunikasi satu sama lain dan mengenal para pemain baru. Saya ingin menjadi juara dunia dengan tim ini, meski pun prosesnya tidak akan mudah."

"Saya bisa membayangkan Hansi Flick ingin memainkan gaya sepakbola yang sangat sukses dengannya di Bayern. Saya pikir penting untuk aktif dengan dan tanpa bola, dan menempatkan lawan kami di bawah tekanan sejak awal. Itu artinya, kita akan melihat lebih banyak detail dalam beberapa hari ke depan."

Die Mannschaft memiliki enam poin dari tiga pertandingan pertama mereka di kualifikasi Piala Dunia, tertinggal tiga poin dari pimpinan grup, Armenia.

Pertandingan pertama Flick sebagai pelatih adalah lawan Liechtenstein, Jumat (3/9) esok, sebelum menghadapi Armenia tiga hari kemudian.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0