Youssef El Kachati akan segera meninggalkan NEC untuk memulai petualangan baru di Prancis, demikian dilaporkan De Telegraaf. Penyerang berusia 26 tahun itu telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Stade Reims mengenai kontrak berdurasi tiga musim.
Jika pemeriksaan medis pada hari Selasa berjalan lancar, transfer ini dapat diselesaikan dalam waktu dekat. Dengan demikian, masa baktinya di Nijmegen, yang hanya berlangsung satu musim, tampaknya akan segera berakhir.
Stade Reims memandang El Kachati sebagai rekrutan penting dalam upaya promosi ke Ligue 1. Klub Prancis tersebut terdegradasi dari kasta tertinggi pada tahun 2025 dan finis di peringkat keenam di Ligue 2 musim lalu.
Untuk mencapai tujuan tersebut, klub siap berinvestasi. Biaya transfer yang terkait dengan kepindahan ini dapat meningkat hingga 2,5 juta euro berkat berbagai bonus.
El Kachati belum sepenuhnya mampu meyakinkan saat bermain di Nijmegen. Terutama karena cedera, penyerang ini hanya tampil dalam 19 pertandingan resmi, di mana ia mencetak tiga gol dan memberikan tiga assist. Selain itu, ia hanya sekali menjadi starter.
Sebelumnya, penyerang ini berkembang menjadi salah satu pemain unggulan di Keuken Kampioen Divisie saat membela Telstar. Dengan 24 gol dalam 43 pertandingan, El Kachati berperan penting dalam promosi mengejutkan tim asal Velsen tersebut ke Eredivisie. Musim gemilangnya itu kemudian membawanya ke NEC.
Kini, penyerang tersebut tampaknya akan mengambil langkah baru dalam kariernya. Jika formalitas terakhir berhasil diselesaikan, ia akan menjadi pemain Belanda berikutnya yang mengenakan seragam Stade Reims, menyusul Azor Matusiwa, Kaj Sierhuis, dan Mitchell van Bergen.
