Klub Olympique Marseille, dalam upayanya memperkuat sumber daya finansial, berusaha mencapai kemajuan dalam negosiasi kepergian sejumlah pemainnya.
Jaringan media Prancis "Foot Mercato" menyebutkan bahwa Marseille kini hampir mencapai kesepakatan dengan klub Al Sadd terkait kepindahan pemain internasional Maroko, Nayef Aguerd, ke skuad tim Qatar tersebut.
Setelah itu, klub Qatar tersebut perlu menyepakati nilai gaji dengan pemain Maroko berusia 30 tahun ini.
Olympique Marseille terus mencari solusi untuk menekan beban gaji dan memperbaiki kondisi finansialnya. Setelah terpaksa menjual sejumlah pemainnya demi menyeimbangkan anggaran, klub tidak menutup kemungkinan kepergian Nayef Aguerd, yang baru bergabung dengannya satu tahun lalu.
Pemain internasional Maroko yang terikat kontrak hingga tahun 2030 itu termasuk di antara para pemain yang berpeluang meninggalkan Marseille pada bursa transfer musim panas saat ini.
Sebuah klausul khusus dinegosiasikan saat penandatanganan kontraknya. Hingga 31 Juli, Aguerd dapat meninggalkan Olympique Marseille dengan nilai 15 juta euro, yang dibayarkan sekaligus.
Peluang ini pada akhirnya tidak dimanfaatkan, meski bek berusia 30 tahun itu tetap sangat diincar.
Klub Stade Rennais, tempat ia bermain antara tahun 2020 dan 2022, secara khusus tertarik untuk memulangkannya, namun tidak berhasil mencapai kemajuan apa pun dalam transaksi itu.
Menurut informasi jaringan media Prancis tersebut, klub Qatar Al Sadd telah memenangkan persaingan untuk mendapatkannya. Klub Qatar yang telah tertarik pada pemain ini sejak beberapa pekan itu kini hampir mencapai kesepakatan dengan Marseille untuk memperoleh sang pemain dengan nilai 4 juta euro disertai opsi pembelian otomatis senilai 11 juta euro. Ini merupakan langkah penting dalam transaksi yang diharapkan dewan direksi Marseille dapat dirampungkan dengan cepat.
Skema finansial ini menunjukkan perkembangan sikap klub Olympique Marseille. Pada awalnya, manajemen klub sangat berkeinginan menjual pemain tersebut secara permanen demi memperoleh likuiditas tunai secara langsung.
Namun, mengingat kesulitan yang dihadapi klub di bursa transfer, mereka pada akhirnya menyetujui peminjaman dengan opsi pembelian. Setelah itu, dibutuhkan pula kesepakatan dengan Nayef Aguerd yang telah menjalani 64 pertandingan internasional bersama timnas Maroko.




