Palang pintu Napoli Giovanni Di Lorenzo menilai Partenopei mampu memberikan kejutan dengan menjuarai Serie A seperti ketika Italia mengangkat trofi Piala Eropa 2020.
Kala itu, Italia tidak ditempatkan sebagai favorit, menyusul kegagalan mereka lolos ke Piala Dunia 2018. Namun Gli Azzurri akhirnya tampil sebagai kampiun dengan mengalahkan Inggris.
Di Lorenzo mengatakan, atmosfer keberhasilan Italia menjadi jawara Eropa tidak hilang di skuad Napoli. Menurut Di Lorenzo, capaian Napoli ini diperoleh dengan tidak mudah.
“Atmosfer ini tidak pernah hilang setelah Piala Dunia. Kami telah melakukan banyak hal yang luar biasa, sesuatu yang tak pernah disangka,” ucap Di Lorenzo dalam keterangannya kepada wartawan dikutip laman Football Italia.
“Tidak ada seorang pun yang menyangka kami memulai dengan baik. Tetapi itu diperoleh melalui kerja keras, dan skuad yang kompak, kami mendapatkan kepuasan besar. Kami harus terus seperti ini, karena musim masih panjang.”
Pemain berusia 29 tahun ini menambahkan, Napoli telah membawa keindahan sepakbola di Italia dan Eropa. Tim besutan Luciano Spalletti ini untuk sementara memuncaki klasemen sementara Serie A, dan lolos ke 16 Besar Liga Champions.
“Kami sudah membawa keindahan sepakbola ke Italia dan Eropa, kami harus terus seperti ini. Bagi sepakbola Italia, memiliki klub seperti kami, dan juga seperti klub lain yang berpartisipasi di kompetisi internasional, adalah hal indah. Kami berharap ini menjadi pertanda baik bagi Italia,” tutur Di Lorenzo.
Kendati demikian, sang kapten tidak mau terlalu terburu-buru dalam mengungkapkan ambisinya. Di Lorenzo menyatakan, perjalanan kompetisi masih panjang, sehingga mereka harus tetap fokus di tiap pertandingan.
“Memenangkang Scudetto akan menjadi impian yang menyenangkan, dan memenangkannya dengan status sebagai kapten akan seperti [Diego] Maradona. Tapi, seperti yang saya katakan sebelumnya, musim masih panjang,” tegas Di Lorenzo.
“Kami telah membuat jalur penting, tetapi masih banyak pertandingan yang harus dimainkan. Kami memiliki keunggulan penting, tetapi dengan begitu banyak pertandingan di depan, itu masih panjang.”


