Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis, telah mengonfirmasi timnya ingin mendapatkan jasa Sokratis Papastathopoulos dari Arsenal.
Pemain yang didatangkan Arsenal dari Borussia Dortmund pada 2018 tersebut hanya mencatatkan 19 penampilan pada musim lalu dan sekarang sedang memasuki satu tahun terakhir kontraknya. The Gunners sendiri ingin menjual pemain asal Yunani itu pada bursa transfer musim panas ini, seiring dengan kedatangan Gabriel Magalhaes dan William Saliba ke London.
Napoli menjadi tim yang paling santer melakukan pendekatan terhadap sang pemain bertahan itu dan De Laurentis berharap mampu mendaratkan sang pemain incaran ke Italia namun dia juga menekankan jika bursa itu sulit untuk diprediksi.
“Kita sedang bekerja untuk itu,” ungkapnya kepada Radio Kiss Kiss. “Bursa transfer adalah sebuah lelucon. Di dunia sepakbola, segalanya berada di luar proporsi dan terasa seperti sedang berbicara dengan seorang pemeras.”
Presiden Partenopei itu kemudian menjelaskan tidak ingin memaksakan diri mempertahankan para pemain top seperti Allan dan bek tengah Kalidou Koulibaly. Allan memang dikabarkan bakal bereuni dengan Carlo Ancelotti di Everton, sementara Koulibaly sudah lama menjadi target Manchester City.
"Keduanya adalah pemain jempolan, tetapi saya harus menjual mereka," lanjut De Laurentiis.
"Saya tidak menjual Allan untuk melindungi Ancelotti. Saya juga akan bersikap tidak adil jika tidak memberi persetujuan penjualan Koulibaly ke Liga Primer ketika disodori uang sebesar €110 juta."
"Saya sadar, terkadang Anda harus merelakan pemain di waktu yang tepat meskipun mereka baru bergabung satu tahun."
"Mulai sekarang, ketika tawaran penting datang kami akan menjual. Saya paham, negara ini tidak menggaransi apapun, Anda harus hidup melewati hari demi hari."
"Ketika saya mendapat tawaran €110 juta, saya juga telah bersikap tidak fair pada fans. Hal serupa menghampiri Allan, meskipun itu ditujukan untuk melindungi Ancelotti."
"Saya pikir transfer Allan ke Everton sudah seelsai. Saya tidak tahu apakah sudah disahkan atau belum, Anda harus menanyakan itu kepada CEO Andrea Chiavelli."




