Pelatih Napoli, Luciano Spalletti, mengatakan bahwa tim asuhannya tersingkir lantaran minim pengalaman di Liga Champions.
Napoli ditahan imbang Milan 1-1 pada leg kedua perempat-final di Stadion Diego Armando Maradona, Rabu (19/4) dini hari WIB.
Il Partenopei tertinggal lewat Oliver Giroud pada menit ke-43. Sang tuan rumah baru mampu menyamakan skor pada menit ke-90'+3 melalui sundulan Victor Osimhen.
Dengan hasil ini, Napoli kalah agregat 2-1 usai ditaklukkan Milan 1-0 pada pertemuan pertama di San Siro, pekan lalu.
"Kami harus mengucapkan selamat untuk Milan. Mereka tampil efektif dalam dua leg dan mampu manfaatkan peluang mereka secara maksimal," ucap Spalletti dalam konferensi pers pasca-laga.
“Ini adalah tanda tim yang matang, pemain yang tahu bagaimana memilih momen: kapan harus menginjak gas dan kapan Anda harus mempertahankan diri dengan seluruh tim."
"Tapi saya juga ingin memberi selamat kepada para pemain saya yang telah tampil di kampanye Liga Champions pada level tertinggi."
"Kami sedikit kurang pengalaman dalam membaca momen-momen pertandingan."
"Kami bermain dengan pemain berbeda dan sedikit kelelahan, dimulai dengan Osimhen yang tidak bermain selama dua puluh hari," tambahnya.
Tercatat, Napoli gagal lolos dalam empat dari lima penampilan di fase gugur Liga Champions, dengan satu-satunya kelolosan mereka terjadi pada babak 16 besar musim ini melawan Eintracht Frankfurt.
Meski begitu, pasukan Spalletti—yang unggul 14 poin di puncak klasemen Serie A—berpeluang mengamankan scudetto pertama mereka sejak 1990 pada 7 Mei mendatang saat menjamu Fiorentina.
