Julian Nagelsmann mengaku tersanjung dengan laporan yang mengaitkan namanya dengan jabatan pelatih di Real Madrid.
Reputasi Nagelsmann semakin meningkat sepanjang karier manajerialnya yang mengesankan.
Ia membuktikan kapasitas besarnya selama tiga musim menangani Hoffenheim sebelum kemudian pindah ke RB Leipzig pada 2019.
Gaya sepakbola Nagelsmann menarik untuk dilihat dan ada banyak rumor yang menyebutkan bahwa ia sudah layak untuk pindah ke salah satu klub top Eropa dalam waktu dekat.
Madrid menjadi salah satu klub raksasa yang mulai gencar dikaitkan dengan pelatih Jerman berusia 33 tahun tersebut, di tengah ketidakpastian masa depan Zinedine Zidane.
Zidane, yang saat ini tidak bisa mendampingi anak asuhnya karena positif COVID-19, tengah dalam tekanan hebat setelah hanya meraih satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir Madrid di semua kompetisi.
Mereka bahkan tersingkir memalukan dari Copa del Rey usai dikalahkan klub divisi tiga, Alcoyano pada tengah pekan kemarin dan hasil tersebut terus menerus disorot oleh media Spanyol.
Marca bahkan menulis judul halaman utama mereka dengan katak-kata "Zidane dalam Bahaya" selepas kekalahan dari Alcoyano, dan tekanan semakin meningkat dengan adanya rumor Nagelsmann.
"Pasti ada hal-hal yang lebih buruk untuk dibaca," kata Nagelsmann kepada Sky Sport Germany ketika ditanya mengenai rumornya ke Madrid. "Tapi saya juga tahu bahwa hal-hal yang ditulis di koran tidak selalu benar."
Nagelsmann terikat kontrak dengan RB Leipzig hingga 2023, dan klub Bundesliga tersebut kemungkinan akan melakukan tawar-menawar jika juara La Liga itu datang untuk bernegosiasi.




