Julian Nagelsmann RB Leipzig 2019-20Getty

Julian Nagelsmann: RB Leipzig Akan Beri Tekanan Pada Paris Saint-Germain

Julian Nagelsmann menyatakan, RB Leipzig harus bekerja sebagai tim untuk memberi tekanan kepada Paris Saint-Germain ketika kedua tim bertemu di semi-final Liga Champions, Rabu (19/8) dini hari WIB.

Leipzig menyingkirkan Atletico Madrid dengan kemenangan 2-1 di babak perempat-final, sedangkan PSG berhasil mengatasi perlawanan Atalanta sehingga mencapai semi-final untuk pertama kalinya sejak 1995.

Pelatih berusia 33 tahun itu mengatakan timnya harus mencegah PSG untuk melakukan umpan-umpan yang berbahaya dan ia mengingatkan para pemainnya untuk mewaspadai kecepatan pemain seperti Kylian Mbappe.

"Penting untuk bekerja secara kolektif. Yang pertama dan terpenting, kami harus memastikan bahwa kami mencegah bola masuk ke dalam," ujar Nagelsmann kepada Goal dan DAZN.

"Mereka memiliki area target yang tepat di mana mereka ingin bermain di depan rantai pertahanan lawan. Kami telah mendapatkan ide tentang bagaimana menutup ruang-ruang itu."

"Intinya adalah melihat seberapa besar tekanan yang dimiliki pembawa bola. Meski demikian, lawan memiliki kualitas individu yang luar biasa, terutama kecepatan yang tinggi."

"Pada titik tertentu, mereka tidak dapat dihentikan, bagaimana pun juga tidak secara fisik, karena jika pemain seperti Mbappe satu kilometer per jam lebih cepat dari Anda, maka itu saja dan Anda tidak dapat berbuat apa-apa."

"Saya yakin kami bisa melukai lawan dengan lebih jika kami sendiri banyak menguasai bola dan ingin menciptakan peluang."

Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone memuji Leipzig setelah pertandingan dengan mengakui kalau klub Bundesliga Jerman itu "menang di setiap area permainan."

Nagelsmann mengaku senang dengan sikap timnya meski mendapat tekanan di Lisbon.

"Tidak ada permainan sepakbola yang sempurna, tapi ketika Anda melihat semua jebakan dan tekanan, Anda setidaknya harus mengatakan bahwa tim saya memiliki sikap yang sempurna," ujar Nagelsmann lagi.

Iklan
0