Kapan kompetisi Indonesia kembali dijalankan menjadi hal yang dinanti para pesepakbola. Liga 1 2020 sudah vakum sejak pertengahan Maret tahun lalu, dan hingga kini belum ada tanda untuk kembali digelar.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) punya rencana untuk memutarnya Februari tahun ini, namun segala keputusan ada pada pihak kepolisian, yang hingga kini belum memberikan izin karena masih melihat situasi pandemi virus corona.
Pemain muda Persib Bandung, Saiful, semestinya menikmati musim perdananya bermain sebagai pesepakbola profesional. Namun mau dikata apa, liga rupanya tak jelas kapan bisa dijalankan, hingga kini ia mencari cara untuk tetap berkegiatan.
Membantu orang tua di rumah menjadi pilihan dari Saiful. Dirinya menanti kejelasan kompetisi Liga 1 2020, dan tetap berusaha membantu orang tua meringankan beban hidup. Tanpa malu dan ragu, Saiful membantu orang tua berjualan seblak.
"Jualan seblak. Mama yang buat, saya cuma mengantar pesanan saja. Sekali-kali bantu mama. Mumpung lagi di rumah," ucap pemain jebolan Persib U-16 pada kompetisi Elite Pro Academy (EPA) tersebut, dikutip laman resmi Persib.
Situasi ekonomi di tengah pandemi virus corona terasa sulit bagi sebagian besar masyarakat, tak terkecuali pesepakbola. Saiful pun berusaha untuk tetap mencukupi pemasukannya, sambil berharap sepakbola Indonesia bisa kembali dijalankan.
Pemain asal Karawang ini tidak lupa menjalankan kewajibannya untuk tetap menjaga kondisi fisik dengan menu latihan mandiri. Ia memastikan, bahwa kegiatan menjual seblak tidak akan mengganggu aktivitas sepakbola.
"Biasa jualan dari jam sembilan sampai lima. Kalau latihan pagi atau malam. Jadi saat waktu kosong bantu mama anterin pesanan. Jadi tidak ganggu waktu latihan," tutup pemain yang berposisi sebagai gelandang serang ini.
Persib memang sudah mempromosikan beberapa pemain muda mereka untuk masuk kuota U-20 yang tadinya diwajibkan oleh PSSI dan LIB. Selain Saiful, ada Ravil Shandyka dan Ardi Maulana. Ketiganya merupakan eks Persib U-16.
Sayangnya, ketiga pemain tersebut harus menunda mimpi mereka menikmati musim perdana sebagai penggawa Maung Bandung, karena pandemi virus corona, dan keputusan mengenai kompetisi yang belum jelas.
Persib Ofisial

