Musim baru, Arsenal masih sama memblenya!
Goyah di belakang, ompong di depan, semuanya terasa sangat familiar.
Dengan pertandingan melawan Chelsea dan Manchester City menanti selanjutnya, Arsenal sebenarnya wajib meraih hasil optimal lawan Brentford. Tapi yang terjadi sebaliknya, krisis mereka belum berhenti dan justru kalah 2-0 di kandang tim promosi Brentford.
"Dipecat pada pagi hari!" sorakan fans Brentford kepada Mikel Arteta. Jelas, itu tidak akan terjadi.
Tapi rasanya tidak akan lama sebelum sang manajer Arsenal kembali menempatkan dirinya di bawah tekanan yang nyata apabila tidak bisa menghadirkan hasil-hasil memuaskan.
Sorotan tentu tertuju pada Arteta, yang mengakhiri dua kampanye Liga Primer terakhir secara beruntun di posisi kedelapan.
Selama dua tahun terakhir, fans selalu diminta untuk percaya pada proses. Tapi tampaknya kepercayaan mereka tidak bisa terus-terusan hidup jika tim tidak bisa memberikan timbal balik.
Dan, sebagaimana adanya, tim Arsenal saat ini tidak berbeda dari apa yang telah kita lihat berulang kali sebelumnya di bawah pimpinan Arteta.
Ya, persiapan mereka untuk musim ini memang jauh dari ideal, dengan Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette harus absen karena sakit. Tapi jelas bukan waktunya mencari alasan.
"Kami memiliki tim yang kami turunkan di sana yang cukup bagus untuk bermain seperti yang kami inginkan dan mampu meraih hasil yang berbeda," kata Arteta selepas pertandingan.
Getty/GoalFakta sederhananya adalah bahwa Arsenal memiliki banyak waktu sepanjang musim panas ini untuk berbenah demi membuka musim dengan bagus, namun sebaliknya mereka terkesan tidak siap.
Masalah kreativitas yang mendera mereka musim lalu belum juga teratasi. Martin Odegaard mungkin tiba dari Real Madrid sebelum tenggat transfer, tapi bisa saja saat itu Arsenal sudah tertinggal dari para pesaing.
Dengan pertandingan melawan Chelsea dan Manchester City yang akan datang berikutnya, ada kemungkinan bagi mereka untuk menatap jeda internasional pada akhir bulan ini dengan tangan hampa usai menjalani tiga pertandingan awal musim Liga Primer.
Optimisme bahwa musim baru berjalan mulus ternyata sekadar angan-angan, malah fans Arsenal lagi-lagi harus dibuat bersabar hingga frustrasi.
"Kami sangat jelas tentang apa yang ingin kami lakukan, apa yang menjadi kekuatan kami dan di mana titik yang bisa kami tingkatkan," kata Arteta, ketika ditanya apakah kekalahan dari Brentford bisa memicu urgensi di sisa waktu bursa transfer.
"Saya tidak berpikir bahwa performa kami menunjukkan sesuatu yang berbeda dari apa yang telah kita lihat."
"Fokus saya [sekarang] adalah ada pada para pemain yang kami miliki, mencoba untuk mengusahakan mereka agar bermain sebaik mungkin dan mencoba untuk menemukan cara memenangkan pertandingan sepakbola."
Masalah besar bagi Arteta adalah, timnya terlihat jauh dari kata mampu memenangkan pertandingan saat ini. Kita bisa melihatnya di pramusim dengan beberapa hasil negatif yang mereka catatkan dan sekali lagi terulang pada Sabtu (14/8) dini hari WIB.
Arsenal mungkin memang mendominasi penguasaan bola di Brentford dan memiliki keunggulan 22-8 tembakan dibandingkan tuan rumah, namun mereka pantas mendapatkan hasil yang mereka raih: nol besar!
Dari momen ketika Sergi Canos menusuk dan mengelabuhi Calum Chambers pada menit ke-22 lalu melepaskan tembakan kuat melewati Bernd Leno di tiang dekat, Arsenal sepertinya tidak pernah bisa mengejar ketertinggalan.
Folarin Balogun menjalani debutnya di Liga Primer di tengah absennya Aubameyang dan Lacazette, mendapat pelajaran berharga tentang apa yang dibutuhkan untuk memimpin lini depan tim di level senior.
Getty/GoalGabriel Martinelli dan Nicolas Pepe mendampingi di kedua sisi pemain berusia 20 tahun tersebut, akan tetapi jarang merepotkan pertahanan Brentford. Satu jam permainan mereka terkesan ompong, dengan hanya Emile Smith Rowe yang benar-benar mengancam.
Ada sedikit peningkatan selepas jeda, dengan masuknya Bukayo Saka yang menambah daya dobrak. Saat ada harapan bagi Arsenal, mereka justru kecolongan lagi, dengan Brentford menggandakan keunggulan mereka ketika sebuah lemparan ke dalam yang panjang disundul oleh Cristian Norgaard.
Cara yang mengejutkan untuk kebobolan bagi Arsenal dan satu momen yang menyimpulkan adanya bencana bagi pasukan London utara dalam mengawali musim liga yang masih sangat panjang.
Mereka sekarang hanya memiliki lebih dari sepekan sebelum menyambut juara bertahan Liga Champions, Chelsea ke Emirates Stadium dan jelas harus ada perubahan signifikan apabila tidak ingin menelan kekecewaan lain.
Transfer Odegaard harus segera tuntas, beli penjaga gawang baru yang bisa memberikan daya saing bagi Leno yang terlihat semakin malang statusnya sebagai No.1, lalu coba cari striker baru yang bisa menghadirkan dimensi baru bagi lini depan tim yang tampak ompong.
Saat ini, Arsenal kacau balau dan musim panas tidak mengubah situasi mereka dari keterpurukan musim lalu. Mereka telah menghabiskan £75 juta di bursa transfer, namun berada dalam kondisi yang lebih buruk sekarang daripada yang mereka akhiri musim lalu.
Finis di posisi kedelapan dalam dua musim berturut-turut seharusnya sudah menjadi peringatan besar, namun faktanya tidak ada yang berubah dari mereka.
Musim baru, Arsenal masih sama memblenya!




