Antony Manchester United GFXGetty/GOAL

"Antony, MU Kan Enggak Main Di Liga Champions..." - Bos Ajax Tak Sudi Lepas Bintangnya Ke Manchester United

Bos Ajax Alfred Schreuder menyenggol fakta bahwa Manchester United bukan peserta Liga Champions Eropa ketika ditanya soal anak asuhnya, Antony.

Menurut berbagai laporan, Erik ten Hag belum akan berhenti berbelanja demi terus memoles skuad barunya di Old Trafford. Dan dia menginginkan salah satu penyerang yang merupakan bekas anak didiknya.

The Red Devils pun menyanggupi harga awal yang dipasang Ajax, yakni £68 juta. Namun raksasa Belanda itu menolak tawaran tersebut dan menaikkan harga winger Brasil mereka menjadi £85 juta.

GOAL memahami bahwa Antony menginginkan transfer ke MU, sampai di titik absen latihan dan tak dibawa ke skuad Ajax saat mengalahkan Sparta Rotterdam 1-0, Minggu (21/8) kemarin.

Tapi bos Ajax Schreuder emoh menjual bintang 22 tahun itu ketika ditanya kabar terbaru tentang Antony, dan menyelipkan sindiran kepada Man United.

"Saya mau Antony bertahan. Saya berasumsi pihak klub tak akan menjualnya. Biaya transfer zaman sekarang memang gila betul, tapi saya tidak setuju jika kami menjual satu pemain lagi. Secara finansial, kami di posisi yang kuat," ungkap Schreuder dilansir Sportsbible.

"Saya mengerti keinginan Antony. Tapi Anda bermain untuk Ajax, kami bermain di Liga Champions. Setahu saya, Manchester United tidak bermain di Liga Champions."

Alfred Schreuder Ajax AmsterdamGetty

Antony mencetak 22 gol lintas kompetisi di bawah panduan Ten Hag musim lalu. Dia pun pernah mengungkapkan betapa berjasanya manajer 52 tahun itu terhadap kariernya.

"Erik sangat penting buat saya," kata Antony. "Saya berterima kasih padanya dan mendoakan yang terbaik untuknya. Saya akan selalu mendukung Erik setelah bekerja bersama-sama dengan begitu dekat."

"Saya masih belum bisa merayakan atau bersorak untuknya karena dia belum mendapatkan poin, dan itu membuat saya sedih. Tapi saya yakin Erik akan segera mengubah nasibnya."

"Manchester United akan berkembang di bawah arahannya. Di klub-klub sebelumnya, dia membuktikan bahwa metodenya berhasil."

Iklan
0