Jose Mourinho ingin membawa Tottenham Hotspur lolos ke Liga Europa musim depan, namun kurang antusias dengan prospek turnamen tersebut dan membandingkannya dengan ajang balap Formula 2.
Spurs sukses meraih kemenangan 2-1 atas Arsenal dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (12/7) malam WIB, naik ke posisi kedelapan di klasemen dan memperlebar kans mendapat tiket ke Eropa.
Mourinho bertekad membawa Tottenham bersaing di Liga Europa, meski sang manajer mengibaratkan kondisinya akan seperti juara dunia Formula 1, Lewis Hamilton melakoni balapan di level yang lebih rendah.
"Liga Europa bukan kompetisi terbesar di Eropa," ujarnya dalam jumpa pers.
"Tapi yang kedua dan ketika sebuah klub pernah menjuarai Liga Champions, atau seorang pemain atau manajer juga menjuarainya, yah, coba tanya kepada Lewis Hamilton apakah ia mau menjuarai Formula 2 atau 3000 atau apa pun namanya, saya pikir ia tidak akan terlalu antusias."
"Tapi itu tetaplah sebuah kompetisi dan saya lebih suka berada di Liga Europa daripada tidak. Saya pikir itu adalah gelar juara yang diinginkan Tottenham. Tentu saja di [Manchester] United, klub dengan ambisi Liga Champions, tapi kami waktu itu bermain di Liga Europa dan menjuarainya."
"Saya pikir kami harus melakukan segalanya untuk bermain di Liga Europa musim depan dan kami harus berjuang untuk itu."
Mourinho memimpin United meraih titel Liga Europa pada 2017, 14 tahun setelah menjuarai piala yang sama dengan format lama, Piala UEFA bersama Porto.


