Keputusan Jose Mourinho menerima pinangan Tottenham Hotspur terkesan melanggar janjinya kepada fans Chelsea beberapa tahun lalu.
Mourinho resmi menjabat sebagai manajer baru Spurs, Rabu (20/11), menggantikan posisi Mauricio Pochettino yang dipecat kurang dari sehari sebelumnya.
Pada 2015 lalu, saat menjalani periode kedua di Chelsea, juru latih asal Portugal tersebut pernah menegaskan tidak akan mau menerima tawaran dari Tottenham guna menghormati perasaan fans The Blues sebagai rival.
Spurs sendiri disebut Metro pernah melakukan pendekatan terhadap Mourinho pada 2007 lalu melalui Daniel Levy selaku pemilik klub, namun The Special One tidak merasa tertarik.
"Ya. Saya tidak bisa pergi [ke Tottenham]. Saya tidak bisa melatih di Inggris selama dua tahun," jelas Mou empat tahun lalu.




"Saya tidak akan menerima pekerjaan tersebut karena saya sangat mencintai suporter Chelsea."
Namun, 12 tahun setelah pendekatan Levy tersebut, Mourinho kini ternyata menyandang status sebagai nahkoda Tottenham dan ia pun mendapat pertanyaan mengenai komentarnya pada 2015 dalam sesi jumpa pers pertamanya di London utara, Kamis (21/11).
'Empat tahun lalu ketika Anda berada di Chelsea Anda ditanya apakah akan pergi ke Spurs dan Anda menjawab: "Tidak akan pernah, saya sangat mencintai fans Chelsea." Apa yang berubah?' tanya seorang awak media.
Dengan senyum di wajahnya, Mourinho memberikan jawaban: "Itu kan sebeum saya dipecat [Chelsea]."
