Jose Mourinho mengungkapkan dirinya tidak mengizinkan para penggawa Tottenham Hotspur untuk melihat memori apa pun tentang kekalahan besar 7-2 dari Bayern Munich pada Oktober lalu.
Kedua klub kembali berhadapan di Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (12/12) dini hari WIB, dengan Spurs kini diasuh Mourinho yang telah menggantikan posisi Mauricio Pochettino.
Kekalahan telak Tottenham dari kampiun Bundesliga Jerman tersebut sekaligus menandai awal dari berakhirnya era Pochettino, yang kemudian dipecat tujuh pertandingan sesudahnya.
Sembari menegaskan semangat untuk menghindari hasil serupa, Mourinho enggan membiarkan pemainnya untuk menghidupkan kembali kenangan atas malam yang mengerikan bagi klub tersebut.
"Saya melarang memori apa pun soal itu," kata Mourinho dalam jumpa pers.
"Saya menontonnya beberapa kali: saya, staf dan analis saya mencoba untuk mengamati segala aspek tapi tidak ada satu pun rekaman yang ditonton oleh para pemain. Tidak, tidak sama sekali."
"Kami akan lebih fokus pada tim kami sendiri ketimbang Bayern. Kami akan mencoba untuk mengembangkan model permainan kami, dengan struktur, fase dan para pemain yang berbeda."
"Namun ada cara tertentu bahwa kami mencoba bermain sepakbola dan mencoba mengembangkan prinsip-prinsip permainan kami. Dan kami benar-benar fokus pada tim sendiri."
Spurs dan Bayern sama-sama sudah memastikan tiket lolos ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.




