Jose Mourinho facepalmGetty

Jose Mourinho Sebut Pencabutan Sanksi Manchester City Sebagai Keputusan Yang Memalukan

Manajer Tottenham Hotspur Jose Mourinho mengecam "keputusan yang memalukan" untuk mencabut sanksi dua tahun di Eropa yang dijatuhkan terhadap Manchester City atas tuduhan pelanggaran aturan Financial Fair Play (FFP).

The Blues dijatuhkan larangan tampil di Liga Champions dan Liga Europa oleh UEFA pada Februari lalu.

Pihak City menentang keputusan tersebut dan mereka membawa kasus itu ke Pengadian Arbitrase untuk Olahraga (CAS).

Keputusan definitif sesuai dengan keinginan City, dengan semua sanksi dicabut dan hanya membayar denda €10 juta (£9 juta/$11 juta).

Mourinho termasuk di antara tokoh-tokoh yang menentang keputusan tersebut. Pelatih asal Portugal itu menunjukkan bahwa City bersalah sehingga layak mendapat denda, namun ia menyatakan sanksi semula seharusnya juga diberlakukan.

Mourinho khawatir FFP tidak lagi sesuai dengan tujuannya, karena sulit melihat bagaimana peraturan dapat diterapkan jika ada celah yang jelas untuk dieksploitasi.

"Dalam kasusnya, itu adalah keputusan yang memalukan karena jika City tidak bersalah, maka tidak perlu dihukum dengan €10 juta," ujar Mourinho kepada wartawan.

"Jika Anda tidak bersalah, Anda tidak seharusnya mendapat denda. Jika mereka bersalah, keputusan itu juga memalukan dan mereka hrus dilarang dari kompetisi."

"Saya tidak tahu apakah Manchester City bersalah atau tidak, tapi itu adalah keputusan yang memalukan."

Mourinho menyebut keputusan yang diterima City adalah akhir dari FFP.

"Spurs adalah Spurs dan saya tidak berpikir Spurs mengubah mentalitas ini dan aspek ini lebih dari benar. Saya senang dengan cara yang kami lakukan di sini," ujar Mourinho lagi.

"Saya pikir ini adalah akhir dari Financial Fair Play."

Iklan
0