Jose MourinhoGetty Images

Diterjemahkan oleh

Mourinho mengevaluasi dua pemain Real Madrid sebelum mengambil keputusan penting

José Mourinho, pelatih Real Madrid, memutuskan untuk mengevaluasi beberapa pemain timnya selama masa persiapan musim baru, guna menentukan nasib mereka, apakah akan tetap bertahan atau dipinjamkan.

Tim dijadwalkan menjalani pemeriksaan medis pada 13 Juli mendatang, dan setelah itu semua persiapan akan dimulai.

 Para pemain yang berpartisipasi dalam Piala Dunia akan bergabung dengan tim secara bertahap, tergantung pada kapan perjalanan mereka di turnamen tersebut berakhir, dan belum diputuskan apakah akan diadakan pemusatan latihan di luar Madrid.

Surat kabar “AS” melaporkan bahwa José Mourinho sudah memiliki banyak gagasan mengenai rencananya untuk tim, salah satunya berkaitan langsung dengan dua pemain muda, Thiago Pietars (18 tahun) dan Franco Mastantono (18 tahun).

 Dalam kedua kasus tersebut, sang pelatih ingin melihat dan mengevaluasi mereka sebelum memutuskan apakah akan mempertahankan mereka atau meminjamkan mereka; oleh karena itu, keduanya akan mendapatkan kesempatan.

Mourinho percaya bahwa lebih baik mencari solusi bagi para pemain muda yang tidak akan mendapatkan banyak kesempatan di tim utama. Baginya, kehadiran mereka di skuad justru menghambat perkembangan mereka, dan ia yakin mereka membutuhkan waktu bermain yang cukup untuk terus berkembang.

Mourinho mengagumi Bitarch

 Namun, Mastantuno dan Pitarch merupakan dua kasus khusus. Pelatih tersebut menunjukkan kekagumannya yang besar terhadap Pitarch pada akhir musim bersama Real Madrid, dan Mastantuno termasuk di antara pemain yang ia pantau saat bakatnya mulai bersinar di River Plate, terlepas dari penampilannya pada tahun pertamanya di Eropa.

Arbeloa-lah yang memberi Thiago Pitarch kesempatan debutnya bersama tim. Ia hanya bermain selama satu menit dalam pertandingan leg pertama babak 32 besar Liga Champions, yang berakhir dengan kemenangan timnya 1-0 atas Benfica yang dilatih Mourinho.

Sejak saat itu hingga akhir musim, Pitarch tampil sebagai starter dalam 11 pertandingan, bermain penuh selama 90 menit di 10 di antaranya, serta masuk sebagai pemain pengganti dalam lima pertandingan lainnya.

Lulusan akademi klub ini akan berlaga di Kejuaraan Eropa U-19 di Wales dalam beberapa hari mendatang, dan meskipun belum ada laporan bahwa ia menerima tawaran untuk hengkang, ia berniat menjajaki semua opsi yang ada untuk meyakinkan Mourinho agar ia tetap bertahan.

Situasi yang berbeda bagi Mastantuno

Situasi Mastantuno berbeda, karena Real Madrid berkomitmen untuk melindungi investasi besar yang telah mereka keluarkan untuk mendatangkannya, di mana mereka membayar 63,2 juta euro kepada klub River Plate untuk haknya.

Paris Saint-Germain juga sempat tertarik pada pemain tersebut. Namun, musim sang pemain asal Argentina tidak sesuai dengan ekspektasi; sayap terampil yang memukau semua orang di Liga Argentina itu tidak terlihat, dan seperti yang sudah diduga, ia dicoret dari skuad Piala Dunia setelah hampir bergabung dengan tim Scaloni.

Mastantuno tidak bisa mengeluh tentang kurangnya kesempatan. Xabi Alonso telah mempercayainya, menyadari bahwa ia merupakan investasi bagi klub, sejak awal proyeknya. Ia tampil sebagai starter dalam 9 dari 11 pertandingan pertama musim ini, sehingga pemain inti seperti Rodrigo dan Ibrahim Díaz harus duduk di bangku cadangan. Bahkan, saat itu ia bermain lebih banyak daripada Vinícius, namun antusiasme awal itu segera meredup.

Mastantono didaftarkan ke tim Castilla musim lalu untuk memberi ruang di tim utama, dan kemungkinan ini tetap ada musim ini, namun kini terserah pada Mourinho untuk mengevaluasi perannya dan peran Thiago Beitarch.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google