Rawilson Batuil, Sabah, Malaysia Super League, 01032020DS Regime

Motor Penggerak 'Unjuk Rasa' Sabah FC Tak Dibawa Ke Penang

Kapten tim Sabah FC Rawilson Batuil dan gelandang Mohd Azzizan Nordin tidak masuk ke dalam daftar pemain yang dibawa untuk menghadapi tuan rumah Penang FC pada lanjutan Malaysia Super League (MSL) 2021, Minggu (11/4).

Media sosial pendukung Sabah menduga Rawilson dan Azzizan tak masuk ke dalam daftar pemain, karena dianggap motor penggerak aksi boikot latihan tim kemarin sebagai bentuk protes tertunggaknya gaji selama tiga bulan.

Sumber dalam klub yang tak disebutkan namanya membenarkan dugaan itu. Menurutnya, hanya dua pemain itu yang tak dibawa terkait tunggakan gaji pemain. Sedangkan Maffry Balang sedang memulihkan cedera.

“Memang benar mereka (Rawilson dan Azzizan) ditinggal. Itu ada hubungannya dengan masalah tunggakan gaji sebelumnya. Mereka juga termasuk yang angkat bicara (soal gaji) hingga sesi latihan tim dibatalkan kemarin,” ujar sumber itu dikutip laman Metro.

Sebagai gantinya, pelatih Kurniawan Dwi Yulianto memanggil empat pemain muda Sabah untuk laga nanti, yaitu Gerald Gadit, Mohd Hizaz Lokman, Mohd Hanafi Tokyo Abdul Hashim, dan Mohd Nureikhan Isa Japar.

Kurniawan Yulianto, Kedah v Sabah, Super League, 21 Sep 2020Sports Regime

Sementara itu, CEO klub Khairul Firdaus Akbar membantah kabar yang menyebutkan Sabah menunggak gaji pemain selama tiga bulan, serta staf pelatih empat bulan. Firdaus hanya mengakui ada keterlambatan pembayaran, tapi tidak lebih dari satu bulan.

“Memang telah terjadi beberapa penundaan pembayaran gaji, tetapi tidak pernah menunggak selama lebih dari sebulan. Tuduhan tunggakan gaji pemain hingga tiga bulan ini seperti tersebar di media sosial tadi (Kamis) malam tidak benar sama sekali,” tegas Firdaus melalui akun Facebook resmi klub.

Firdaus juga membantah terjadi aksi boikot latihan berkaitan dengan tunggakan gaji. Menurut Firdaus, pemain hanya diminta beristirahat agar mereka dalam kondisi bugar menjelang pertandingan.

“Sampai sekarang tidak ada pemain yang memboikot sesi latihan kemarin sore. Latihan diakhiri lebih awal, karena para pemain diminta istirahat sebelum terbang ke Penang, hari ini. Tuduhan media ini dibantah oleh pihak manajemen. Itu bukan dari keterangan media resmi yang dikeluarkan oleh Sabah FC,” tandas Firdaus.

“Kami tegaskan, komunikasi antara manajemen dan pemain sangat baik. Manajemen yakin setelah ini semuanya akan berjalan lancar, sehingga masalah ini tidak terulang kembali di kemudian hari.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0