Sjoerd Mossou pekan ini membagikan sebuah anekdot menarik tentang Wout Weghorst di talkshow Voetbaltijd. Kisah itu mengenai momen ketika penyerang FC Twente tersebut untuk pertama kalinya dipanggil ke tim nasional Belanda.
Mossou menegaskan dalam program itu bahwa dirinya selalu menjadi "penggemar berat" Weghorst. "Selalu ada saja soal dirinya. Lihat saja, orang normal punya kerangka emosi tertentu yang membuat mereka tetap berada di dalam batas itu. Tetapi pada Wout, semuanya lebih. Dia lebih sedih daripada saya dan kamu, dia lebih marah daripada saya dan kamu, dia lebih religius daripada saya dan kamu. Semuanya lebih. Saya suka sekali itu."
Jurnalis itu kemudian membagikan kisah mencolok tentang Weghorst, yang saat itu merupakan pemain AZ. "Saat itu dia untuk pertama kalinya masuk radar tim nasional Belanda. Dalam sebuah sesi latihan akan diketahui apakah dia akan terpilih untuk Oranje."
"Weghorst kemudian membuat kesepakatan dengan fisioterapis atau tukang pijat AZ bahwa dia harus mengacungkan jempol begitu dirinya masuk skuad," lanjut Mossou. "Pada saat itu, AZ sedang berlatih penuh."
"Pada satu momen, Weghorst melihat sebuah jempol ke atas di tepi lapangan. Lalu dia berlari keluar lapangan dan berlutut untuk merayakan bahwa dia berhasil masuk tim nasional Belanda. Itu sangat khas Wout Weghorst. Tidak ada pemain lain yang akan melakukan itu," ujar Mossou dengan nada terhibur.
Weghorst, yang kini bermain untuk Twente, sejauh ini sudah mencatatkan 53 caps bersama Belanda. Dalam beberapa tahun terakhir, striker jangkung itu tampil di berbagai turnamen besar bersama Belanda.



