Bomber muda Juventus, Moise Kean ternyata dulu merupakan penggemar Inter Milan, demikian ungkap ayahnya.
Kean belakangan ini menjadi perbincangan setelah mencetak gol debut dalam penampilan perdananya sebagai starter bersama tim nasional Italia.
Sang pemain berdarah Pantai Gading berusia 19 tahun tersebut merupakan lulusan akademi Juventus dan mulai mendapat kesempatan bermain bersama tim senior.
Menurut Biorou Jean Kean selaku ayah Moise, putranya pernah tumbuh sebagai pendukung Inter yang seperti diketahui merupakan rival utama Juventus di Serie A Italia.
"Saya berterima kasih kepada Tuhan, karena ini merupakan kegembiraan terbesar bagi segenap keluarga," ungkap sang ayah kepada Rai Radio 1.
"Saya tidak akan berada di stadion untuk menonton laga [Italia] lawan Liechtenstein, tapi saya akan menyaksikannya dari bar bersama dengan teman-teman dan mendukungnya."
"Moise mendukung Inter saat kecil, karena ia suka Obafemi Martins dan terus mengganggu saya karena kostumnya. Ia pernah di Torino, tapi saya mengirimnya ke Juventus karena saya fan Bianconeri."
Biorou Jean juga mengungkapkan masalah keluarga sempat membuat masa depan Moise terancam, meski pada akhirnya ia berhasil membuat putranya bertahan di Italia sesuai keinginan Juventus.
"Saya sangat senang untuknya, bahkan jika saya punya masalah dengan Juventus. Mereka tak akan memberikan saya tiket lagi untuk ke stadion," lanjutnya. "Saya berpisah dengan ibu Moise dan ia, di masa lalu, ingin membawanya pergi ke Inggris."
"Saya berjanji pada Juventus bahwa saya akan membuatnya bertahan di Italia, tapi saya menginginkan dua traktor sebagai imbalan. Mereka katakan itu bukan masalah, tapi saya belum pernah menerimanya, sekarang mereka tak akan memberi saya tiket atau bahkan menghubungi saya."





