Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, geram dengan tekel terlambat yang dilancarkan gelandang Leicester City, Hamza Choudhury, kepada Mohamed Salah.
Pada pekan kedelapan Liga Primer Inggris, Liverpool sukses mengalahkan Leicester dengan skor 2-1 di Anfield, Sabtu (5/10).
Alih-alih membahas kemenangan timnya, Klopp lebih fokus membicarakan tekel keras Choudhury kepada Salah yang terjadi pada menit ke-89 dan hanya berujung kartu kuning dari wasit.
Salah sempat melanjutkan laga dengan tertatih-tatih sebelum digantikan oleh Adam Lallana semenit berselang.
"Saya tidak bisa melupakan kartu kuning yang diterima Choudhury." ucap Klopp pasca-pertandingan.
"Dia seharusnya tahu yang lebih baik. Dia harus lebih santai. Tetapi, kartu kuning tidak cukup untuk pelanggaran yang dibuatnya," tutur pelatih asal Jerman itu.
"Mo [Salah] berbaring di ruang ganti. Bagaimana dia baik-baik saja? Kami belum tahu, namun ia berada dalam situasi sulit," kata Klopp.
"Tiga tahun beruntun kami menjadi tim dengan kartu kuning paling sedikit. Kami tidak melakukan hal-hal tersebut. Itu [tekel yang dilakukan Choudhury] benar-benar bermasalah," tambahnya.
Sebelumnya, tekel horor Choudhury juga sempat memakan korban, yakni winger timnas U-21 Prancis, Jonathan Bamba, dan gelandang Newcastle United, Matt Richie.
Bamba mengalami cedera engkel dan harus absen dua bulan saat Prancis U-21 mengalahkan Inggris U-21 pada fase grup Euro U-21 di Italia, Juni lalu.
Sementara Ritchie mengalami cedera serupa dengan jangka waktu pemulihan yang sama pasca-tekel Choudhury ketika Newcastle dikalahkan Leicester lewat adu penalti pada ronde ketiga Piala Liga Inggris, akhir Agustus lalu.




