Kemampuan Ajax Amsterdam, dalam menghasilkan pesepakbola hebat dari akademi tak perlu diragukan. Namun, klub raksasa Belanda tersebut juga pandai mendaratkan pemain muda berbakat untuk diorbitkan.
Antony, menjadi pemain terbaru yang didaratkan. Pesepakbola berusia 21 tahun tersebut digaet Ajax dari kesebelasan Brasil Sao Paolo, dan tampil mengesankan dalam 18 bulan terakhir sehingga menarik minat Real Madrid, Manchester City dan Chelsea.
Tak berhenti di sana, Ajax juga merekrut Mohamed Daramy dari FC Copenhagen pada akhir Agustus lalu. Disebutkan, Ajax merogoh kocek sebesar €12 juta.
"Kami memiliki harapan yang tinggi," kata direktur sepakbola Ajax Marc Overmars.
Performa impresif langsung ditunjukkan Daramy. Penyerang berusia 19 tahun itu mengukir satu gol dan satu assist pada penampilan kedua bersama Ajax dalam kemenangan 9-0 atas Cambuur.
Karier sepakbola Daramy, dimulai dengan membela Hvidovre IF. Kemudian, ia pindah ke Copenhagen, saat usianya menginjak 14 tahun, yang membuat namanya makin terkenal.
Pada usia 15 tahun, Daramy masuk ke tim U-17 Copenhagen. Setahun setelahnya, ia dipanggil untuk membela tim utama Copenhagen.
Debutnya, di tim utama Copenhagen terjadi pada September 2018, melawan Viby IF di Piala Denmark. Saat itu ia berusia 16 tahun 263 hari, dan menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah klub tersebut.
Twitter/Copenhagen"Mohamed memiliki bakat luar biasa dengan kecepatan luar biasa, aksi satu lawan satu yang kuat, dan ancaman gol yang bagus," kata manajer saat itu Stale Solbakken.
Daramy berhasil mencetak tujuh gol dan empat assist selama musim 2019/20. Ia juga ambil bagian saat Copenhagen, menghadapi Manchester United yang merupakan klub dicintainya di perempat-final Liga Europa.
"Saya pikir dia memiliki 10 kaus United di rumah, dan dia sering memakainya dalam latihan," gurau rekan setimnya Jonas Wind menjelang pertandingan lawan Manchester United.
“Ketika saya masih muda, Cristiano Ronaldo adalah idola besar saya. Sebagai seorang anak, saya adalah penggemar Manchester United," ucap Daramy.
"Sekarang [Marcus] Rashford adalah idola saya. Saya telah mengikutinya sejak dia melakukan debut, dan saya pikir permainan saya serupa pada usia itu," Daramy melanjutkan.
Ada persamaan antara Daramy dengan Rashford. Mereka punya posisi favoritnya di sisi kiri lini depan, dan sangat lincah dalam memainkan bola di kakinya.
"Dia adalah pemain sayap yang kreatif. Muda dan berbakat, tetapi Anda juga mendengar laporan bagus bahwa dia ingin bekerja keras untuk rekan satu timnya," tutur mantan pemain tengah Ajax dan Denmark Soren Lerby kepada De Gelderlander.
Sementara kombinasi bakat dan kerja keras itulah yang dicari oleh hampir semua pelatih dari pemain muda di lapangan. Ada banyak cerita tentang pemain yang terganggu dengan masalah di luar lapangan atau ketika klub besar mulai menunjukkan minat.
Penampilan mantap yang diperlihatkan Daramy, membuat Liverpool, Manchester City, AC Milan dan Borussia Dortmund, tertarik memboyongnya. RB Leipzig, juga mempertimbangkan mengontraknya ketika Timo Werner pindah ke Chelsea.
Copenhagen, sempat membuka pembicaraan dengan Club Brugge terkait kepindahan Damary pada awal Agustus 2021. Namun, batal terealisasi sehingga ia gabung dengan Ajax.
Daramy meninggalkan Copenhagen dengan mencetak 18 gol dan memberikan 10 assist dalam 93 penampilan. Ia disebut sebagai bintang masa depan timnas Denmark.


