Calon ketua umum PSSI Komjen Mochamad Iriawan terus melakukan pendekatan dengan para pemilik suara. Kali ini ia menggelar kegiatan di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat (19/7) malam.
Kegiatan ini bukan pertama kali dilakukan. Sebelumnya, pria yang karib disapa Iwan Bule tersebut sudah menggelar di Bandung, Semarang, Surabaya, dan Jakarta beberapa waktu lalu.
Saat di Bandung, Iwan Bule bertemu Asprov dan voter asal Jawa Barat. Sementara di Semarang ia bertatap muka denga anggota PSSI Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, kemudian di Surabaya mengundang Asprov Jawa Timur serta Kalimantan.
Untuk Jakarta, Iwan Bule menggelar dua sesi pertemuan. Pertama ia berjumpa Asprov asal Indonesia Timur dan pertemuan kedua dengan Asprov asal DKI Jakarta serta Indonesia Barat.
"Kami senang bisa berjumpa, kami terima kasih karena saudara sekalian meluangkan waktu untuk hadir memenuhi undangan kami," ujar sosok yang juga menjabat sebagai Sestama Lemhanas RI tersebut.
Dalam paparan terbaru, Iwan Bule membahas persoalan jadwal kompetisi. Mengingat selama ini, jadwal sering kali mengalami perubahan karena berbagai faktor yang ada.
"Akibatnya, banyak jadwal maju mundur, tidak jelas. Harusnya kalau jadwal ini dibahas sejak setahun sebelum kompetisi mendatang digelar," ujarnya.
Oleh karena itu, Iwan Bule berencana membuat dua lembaga yang khusus menangani masalah pelaksanaan pertandingan dan juga terkait perizinan.
"Kami akan fokus di sini, karena sponsor butuh kepastian. Kalau ini bagus, pasti kami yakin lebih banyak sponsor yang siap mendukung kemajuan kompetisi sepak bola Indonesia, membawanya ke arah industrialisasi."
Subsidi kompetisi, selama ini tak pernah lebih dari Rp10 miliar, karena itu dia optimistis, dengan nilai sponsor yang lebih baik, maka subsidi ke klub bakal lebih baik pula.
Sebelumnya, pria yang pernah menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya, itu menegaskan bahwa jumlah Rp15 miliar untuk subsidi klub Liga 1 dan Rp5 miliar untuk klub Liga 2 bukanlah angan-angan.
"Kalau dikelola dengan baik, diprogramkan dengan matang, kami yakin itu bisa tercapai," tuturnya.
Sambutan para voter peserta diskusi bareng pun luar biasa. Banyak yang curhat kepada Iwan Bule karena dia dinilai bisa menyelesaikan masalah yang selama ini dirasakan oleh klub.
"Kami sepakat, karena pak Iwan punya ide bekerja sama dengan salah satu maskapai. Ada potongan tiket, ini sangat berharga bagi kami yang ada di Aceh," ucap salah satu voter disambut tepuk tangan.
Hadir dalam diskusi ini perwakilan dari Asprov DKI Jakarta, Banten, Nangroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kep. Riau, Jambi, Riau, Bengkulu, Bangka Belitung dan Lampung.
