MilkLife Soccer Challenge Tangerang & Semarang Seri 2 2025 - 2026 yang diselenggarakan 13 hingga 18 Januari rampung digelar. SDN Pinang 3 C (KU 10) dan SDN Kunciran 4 C (KU 12) berhasil menjadi kampiun baru di Tangerang, sementara SDN Klepu 03 (KU 10) dan SDN Sendangmulyo 04 (KU 12) sukses menyandang gelar juara di Semarang.
Sekadar diketahui, pada MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 2 2025 - 2026, tak kurang 1.424 siswi dari 135 SD & MI ikut andil. Sementara di Semarang Seri 2 2025 - 2026, sebanyak 1.239 siswi dari 65 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) turut berpartisipasi pada turnamen yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut.
Teddy Tjahjono selaku Program Director MilkLife Soccer Challenge melihat adanya peningkatan signifikan, baik dari jumlah peserta maupun segi kualitas pemain yang bertanding di Tangerang dan Semarang Seri 2. Sebelumnya, pada Tangerang Seri 1 sebanyak 1.302 siswi, sementara di Semarang Seri 1 2025 - 2026 tercatat 1.213 peserta.
“Untuk seri kedua ini, jumlah peserta meningkat dibandingkan seri-seri sebelumnya, baik di Semarang dan Tangerang. Secara kualitas juga selalu ada peningkatan, karena mereka sudah mempersiapkan diri dan tahu jadwal pelaksanaannya seperti apa. Sehingga mereka lebih ada persiapan yang baik diantara para peserta,” ucap Teddy.
Jacksen F Tiago yang kini resmi bergabung sebagai Head Coach MilkLife Soccer Challenge bersama Timo Scheunemann mengatakan bahwa turnamen KU 8, KU 10, KU 12 ini sangat penting digelar, sebagai langkah awal menjadi pesepakbola profesional. “Terus yang kedua, untuk mereka mencapai level timnas Indonesia, ini adalah jalurnya. Sehingga saya rasa bukan penting, tapi sangat luar biasa penting karena ini boleh dikatakan salah satu wadah yang ada bagi atlet muda putri. Tiga sampai empat tahun ke depan wajah-wajah ini yang akan kita lihat memakai baju merah putih,” ujarnya.
Mantan pelatih timnas Indonesia tersebut berucap, bahwa terdapat perbedaan signifikan antara melatih atlet putra dan putri, terutama dari aspek psikologis. Jacksen menilai harus ada pendekatan secara lebih personal untuk menghadapi atlet putri. Meski demikian, ia optimistis dengan MLSC yang telah sukses bergulir tiga tahun terakhir, sepakbola putri Tanah Air akan mencapai kejayaan.
“Saya rasa perbedaan yang paling mencolok itu adalah pendekatan psikologisnya, karena siklus putra berbeda dengan putri. Menurut saya itu menjadi tantangan terberat. Karena mood-nya perempuan itu sangat labil, sehingga kita harus memahami itu untuk bisa menangani mereka,” kata Jacksen.
Istimewa
Juara MLSC Tangerang Seri 2 2025 - 2026 pada KU 10, SDN Pinang 3 C berhasil menjadi kampiun setelah mengalahkan British School Jakarta dengan skor akhir 2-1. Pada pertandingan final yang digelar di Lapangan Kera Sakti BRIN Puspitek, Tangerang, Minggu (18/1), SDN Pinang 3 C tampil lebih dominan dari lawannya. Adalah Nitya Safira Jaya yang sukses mengemas dua gol tersebut sekaligus mengantarkan kemenangan untuk timnya.
Nitya Safira Jaya mencetak gol melalui tendangan penalti pada menit ke-2, serta menit 19 melalui tendangan jarak jauh. Sementara gol semata wayang British School Jakarta tercipta dari Maya Hashimoto yang berhasil mengeksekusi tendangan penalti dengan sempurna di menit 24.
“Saya senang sekali bisa menang dan menjadi juara. Saya sempat khawatir saat menit terakhir lawan hampir membuat comeback karena mengira ada penalti lagi buat lawan. Untungnya tidak terjadi dan bisa mengakhiri pertandingan dengan kemenangan,” ujar Nitya yang juga menyandang Best Player KU 10 pada MLSC Tangerang Seri 2 2025 - 2026.
Sementara pada KU 12, SDN Kunciran 4 C sukses mengunci gelar juara MLSC Tangerang Seri 2 2025 - 2026 usai meladeni pertandingan sengit SDN Kebayoran Lama Selatan 19 dengan skor 3-2. Pelatih SDN Kunciran 4 C, Farid mengaku bangga dengan pencapaian timnya. Terlebih di MLSC Tangerang Seri 1 2025 - 2026 langkah mereka terhenti di babak 16 besar usai kalah adu penalti dari British School Jakarta 0 (1) - 0 (2). Sementara di Seri 2, SDN Kunciran 4 C menghentikan langkah British School Jakarta di semifinal dengan skor 3-0.
“Persiapan yang sebelumnya latihan seminggu sekali, jadi tiga kali karena mengejar usia mereka yang tahun depan sudah tidak bisa ikut lagi di KU 12. Jadi anak-anak diperkuat mentalnya di Seri 2 ini,” ungkap Farid. SDN Kunciran 4 C sebelumnya juga menjadi kampiun pada MLSC Jakarta Seri 1 2025 - 2026.
Selain mempertandingkan format 7 vs 7 untuk KU 10 dan KU 12, MLSC 2025 – 2026 juga kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk KU 8. Di Semarang, kegiatan ini diikuti oleh 97 siswi dari 20 SD & MI, sementara di Tangerang 35 peserta dari 10 SD & MI turut serta. Usai Semarang dan Tangerang, MLSC Seri 2 2025 - 2026 akan bergulir di Bandung dan Yogyakarta pada 27 Januari hingga 1 Februari 2026.
Istimewa
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Tangerang Seri 2 2025 - 2026:
Kategori Usia 10
Champion : SDN Pinang 3 C
Runner-up : British School Jakarta
Semifinalis : SDN Pasar Baru 01 Komplek Pintu Besi & SDN Buaran 02
Top Scorer : Ayu Fitria Oktaviani - SDN Cipulir 03 B (19 gol)
Best Player : Nitya Safira Jaya - SDN Pinang 3 C
Best Goalkeeper : Nadhifa Ferhania Sholeha - SDN Pasar Baru 01 Komplek Pintu Besi
Fairplay Team : SDN Kunciran 4
Kategori Usia 12
Champion : SDN Kunciran 4 C
Runner-up : SDN Kebayoran Lama Selatan 19
Semifinalis : British School Jakarta Red & SDN Pinang 3
Top Scorer : Angelina Putri Sarealita Mongan - SDN Kunciran 4 C (18 gol)
Best Player : Zilda Afna Syaqila - SDN Kunciran 4 C
Best Goalkeeper : Aisyah Putri Ramadhani - SDN Pinang 3
Fairplay Team : SDN Pakulonan 02
Istimewa
Daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 2 2025 - 2026:
Kategori Usia 10
Champion : SDN Klepu 03
Runner-up : SDN Kalibanteng Kidul 03
Semifinalis : SDN Kembangarum 1 Mranggen & SD Kembangarum 01 Semarang
Top Scorer : Shakilla Azalia Ardani - SDN Klepu 01 (31 gol)
Best Player : Christabel Jocelyn Calista - SDN Kalibanteng Kidul 03
Best Goalkeeper : Saputri Nurul Azizah - SDN Klepu 03
Fairplay Team : SDN Kembangarum 2 Semarang
Kategori Usia 12
Champion : SDN Sendangmulyo 04
Runner-up : SDN Sendangmulyo 02
Semifinalis : SDN Karangsono 2 Mranggen & SDN Rejosari 01
Top Scorer : Janetta Alodya - SDN Sendangmulyo 04 (24 gol)
Best Player : Alice Vinorea Putri - SDN Sendangmulyo 04
Best Goalkeeper : Bellvania Shaquila Velosa - SDN Rejosari 01
Fairplay Team : SDN Klepu 03