Henrikh Mkhitaryan Roma 2019-20Getty Images

Henrikh Mkhitaryan Senang Bertahan Di AS Roma

Henrikh Mkhitaryan yakin dirinya menjalani "musim yang bagus" di AS Roma dan ia senang karena memiliki kesepakatan yang memungkinkan untuk balik ke Stadio Olimpio pada musim 2020/21 dan terhindari dari bergabung kembali dengan Arsenal.

The Gunners memutuskan untuk meminjamkan playmaker asal Armenia berusia 31 tahun itu ke Italia jelang musim 2019/20.

Mkhitaryan menjalani periode yang sulit di sepakbola Inggris bersama Manchester United dan Arsenal. Ia sebenarnya mampu menghadirkan tiga trofi di Old Trafford di bawah asuhan Jose Mourinho, namun konsistensi menjadi masalah bagi mantan bintang Borussia Dortmund itu.

Mkhitaryan menemukan kembali performa terbaiknya di Serie A dan ia sudah memiliki kesepakatan yang membuat dirinya tidak lagi kembali ke Emirates Stadium di masa yang akan datang.

Mkhitaryan tampil 29 kali pada musim ini, dengan mencetak sembilan gol dan membuat enam assist.

"Menurut pendapat saya, saya memiliki musim yang bagus, meski saya mengalami dua cedera," ujar Mkhitaryan di laman resmi UEFA.

"Saya dalam kondisi yang tajam sekarang ini, dan saya berharap bisa tetap menjaga seperti ini."

"Kami sudah mencapai kesepakatan dengan Roma buat saya bermain di klub untuk satu tahun lagi, hingga musim panas 2021, yang saya sangat sukai. Saya merasa di rumah sejak hari pertama--dalam sepakbola saya, di dalam dan luar lapangan."

AS Roma belum menutup kompetisi musim 2019/20 karena tim asal ibukota Italia itu masih akan bertanding di Liga Europa. Mkhitaryan berharap bisa mengulangi kesuksesan yang ia nikmati pada 2017, ketika ia membawa United menang 2-0 atas Ajax.

"Liga Europa adalah turnamen yang cukup serius, dan merupakan sebuah kehormatan bagi setiap pemain untuk memenangkannya. Sebelum pertandingan final, saya hanya ingin agar tim menang, sehingga saya bisa mengangkat piala di atas kepala saya dengan bendera Armenia," ujarnya lagi.

"Saya melakukan yang terbaik untuk mempersiapkan pertandingan selama sepakan agar bisa tampil sempurna."

"Pertandingan berjalan seperti yang kami rencanakan. Kami menang 2-0, dan yang paling penting adalah saya mungkin mencetak salah satu gol terpenting dalam karier saya, yang sangat saya sukai. Saya bahkan tidak bisa menjelaskan emosi, perasaan saya pada momen itu dan di akhir pertandingan."

Iklan
0