Mitra Kukar Gagal Antisipasi Serangan Balik

Komentar()
Goal / Abi Yazid
Jafri mengakui anak asuhnya sempat kehilangan sentuhan bermain, sehingga bisa dimanfaatkan Sriwijaya FC.

LIPUTAN   ALDI FATHIR     DARI   PALEMBANG   

Pelatih Mitra Kukar Jafri Sastra menganggap kekalahan 3-1 tim besutannya dari Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Rabu (7/6) malam WIB, disebabkan kegagalan mereka mengantisipasi serangan balik.

Jafri mengakui penampilan anak asuhnya tidak bagus di pertandingan ini. Pemain seperti kehilangan sentuhan bermain mereka, terutama di babak pertama yang berimbas lahirnya tiga gol Sriwijaya FC.

SIMAK JUGA: SFC Sikat Mitra Kukar

“Benar, di babak pertama kami kehilangan sentuhan bermain. Kemudian ada keraguan dari pemain kami, sehingga permainan tidak berkembang. Kemudian hal itu dimanfaatkan tim Sriwijaya untuk membuat tiga gol dari serangan counter-attack yang sebelumnya memang kami cemaskan,” ungkap Jafri.

“Tetapi kondisinya di babak kedua, anak-anak sudah bisa bangkit. Menunjukan permainan aslinya, dan akhirnya kami bisa membalas dengan satu gol.”

Walau menyebutkan performa tim mengalami peningkatan di babak kedua, Jafri mengakui mereka terkendala penyelesaian akhir. Jafri memperkirakan faktor kelelahan membuat pemain mudah kehilangan konsentrasi.

SIMAK JUGA: PREVIEW Liga 1: Sriwijaya FC - Mitra Kukar

“Yang jelas di babak kedua kami sudah upayakan perubahan strategi, bagaimana menahan gempuran serangan lewat counter-attack. Kalaupun SFC bisa melakukan itu, setidaknya tidak boleh mencetak gol. Ini yang saya tekankan pada anak-anak, karena sebenarnya kami juga sudah cukup tahu permainan SFC,” beber Jafri.

“Kami juga banyak banyak peluang di babak kedua. Tetapi memang faktor kelelahan juga pengaruh pada tim kami. Tiga hari terakhir kami harus dijadwalkan dengan waktu pertandingan yang padat.”

“Mengenai evaluasi, ini sudah pasti. Setiap gim berakhir, saya akan lakukan beberapa evaluasi. Banyak aspek, apakah itu dari mental bertanding, organisasi pemainan, transisi, pastinya ada evaluasi. Ini jadi catatan kami sebelum pertandingan tanggal 15 Juni.”

SIMAK JUGA: Mitra Kukar Optimistis Tanpa Duo Gelandang

Sementara bek Saepuloh Maulana mengaku sedikit kecewa dengan hasil akhir, meskipun secara permaian seluruh penggawa Naga Mekes sudah menunjukan permainan terbaik.

“Selamat untuk Sriwijaya. Kami sudah bemain baik. Saya cuma sedikit agak bingung dengan keputusan wasit. Tetapi saya no comment juga, bisa lihat sendiri sepanjang pertandingan tadi bagaimana,” pungkasnya. (gk-70)

 

Footer Goal Indonesia Instagram

Tutup